Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Kota Vertikal Masa Depan di Uni Emirat Arab

    • Sabtu, 31 Oktober 2015 | 19:30:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kota Vertikal Masa Depan di Uni Emirat Arab

    JuaraNews – Semakin lama, bumi makin padat. Terutama di perkotaan, ketersediaan lahan kosong untuk hunian, menjadi makin langka. Karena itu, hunian vertikal menjadi pilihan utama.

    Namun di masa depan bukan hanya hunian yang akan berdiri tegak menjulang. Kota pun akan dibuat vertikal. Gedung raksasa tinggi menjulang yang dibangun kelak bukan sekadar hunian, tapi seluruh fasilitas umum, pusat perbelanjaan, permukiman, dan kantor pemerintahan, laiknya sebuah kota, ada di dalamnya.

    Sebenarnya, imajinasi tentang kota vertikal telah dituangkan dalam lukisan oleh seniman Pieter Bruegel abad ke-16, lewat karyanya, Menara Babel. Kini, imajinasi kota vertikal tersebut tengah berusaha diwujudkan oleh para ahli.

    Tech Insider melansir, Curcu Architects, firma arsitektur Italia, mendesain kota vertikal untuk Uni Emirat Arab setinggi 180 lantai. Rencananya, gedung kota yang dapat menampung sekitar 25.000 jiwa itu akan dibangun di Teluk Persia. Di dalamnya akan dilengkapi hunian, hotel, pusat spa, dan taman penghijauan.

    Untuk energi listrik, gedung tersebut dilengkapi panel surya dari kaca photovoltaic. Selain itu, dilengkapi juga penjernih air yang mengubah air laut menjadi tawar. “Kami mendesain kota ini agar para penghuninya berkembang sebagai masyarakat. Mereka berinteraksi lebih intens dan dekat karena berada dalam satu gedung. Penghuni dihubungkan dengan lift dan elevator,” kata Luka Curci, kepala arsitek yang merancang gedung kota tersebut.

    Kota Berbentuk Pari

    Konsep kota masa depan, modern, hemat energi, dan berkelanjutan sudah menjadi kajian para ahli dari berbagai bidang. Seperti arsitek asal Prancis bernama Jacques Rougerie merancang kota berbentuk pari manta yang mengapung di laut diberi nama City of Mérien. Penduduk kota ini merupakan para peneliti lautan.

    Laman Ubergizmomelansir, Kota Mérien berukuran 900x500 meter persegi dan mampu menampung 7.000 peneliti dan siswa. Kota tersebut dilengkapi ruang kelas, laboratorium, ruang olahraga, dan tempat tinggal. Untuk energi, Mérien memanfaatkan gelombang air laut dan matahari.

    "Desain ikan pari paling pas untuk merancang ruangan dan stabilitas gedung yang mengapung di laut. Ikan pari dikenal sangat tangguh menahan badai dan kondisi cuaca ekstrem. Struktur 120 meter di bawah permukaan laut membantu menjaga kota terapung ini tetap stabil," kata Rougerie seperti dilansir Sciene Alert. (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran
    Gila, Perempuan Ini Buka Celana Dalam di Depan Umum, Lalu Menggunakannya untuk Masker
    Hari Tanpa Bra, Benarkah Menghindarkan Kanker Payudara?
    Sequoia, Pohon Terbesar dan Tertua di Dunia
    Tradisi Budaya Indonesia yang Biasa Dilakukan pada Muharam
    Berita Terdahulu

    Editorial


      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads