web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Yamaha Ingin Perseteruan Rossi-Marquez Reda

    MotoGP

    Yamaha Ingin Perseteruan Rossi-Marquez Reda

    • Jumat, 30 Oktober 2015 | 21:26:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Insiden antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di MotoGP Malaysia, diawali dengan ketegangan di antara kedua pembalap sebelum lomba. Direktur tim Yamaha Massimo Maregalli sebenarnya telah meminta pengawas balap Moto GP melakukan intervensi.

    Dilansir dari Motor Sport, Jumat, 30 Oktober 2015, juru bicara tim Yamaha mengatakan emosi terlihat jelas sejak sesi latihan pada Kamis, 22 Oktober 2016. "Massimmo Meregalli bertemu pengawas lomba pada Sabtu, 24 Oktober, menyarankan mereka memanggil keduanya."

    Pengawas lomba diharapkan memberi peringatan tegas pada Rossi dan Marquez, sebelum pelaksanaan lomba. "Tapi pengawas lomba mengatakan tidak perlu memanggil mereka," kata juru bicara Yamaha. Insiden semestinya tidak perlu terjadi, jika ofisial lomba tidak mengabaikan masalah.

    Keputusan dari pengawas lomba memicu reaksi dari ayah Rossi, Graziano. "Mereka sebenarnya hanya butuh meredakan ketegangan, meminta keduanya menjalani balapan masing-masing tanpa ikut campur satu sama lain."

    "Itu pekerjaan mereka untuk mengatakan pada pembalap, bahwa mereka berada di bawah pengawasan ketat, dan mereka akan terkena hukuman jika melakukan kesalahan. Tapi mereka memilih untuk tidak mengatakan apa pun," ujar Graziano.

    Rossi mengeluarkan peringatan pada Marquez sebelum lomba. Graziano menyebut peringatan itu bukan ditujukan untuk membuat kontroversi, tapi upaya untuk membuat ofisial lomba datang memperhatikan apa yang terjadi.

    Carlo Pernat, manajer pembalap Ducati Andrea Iannone, mengatakan pengawas lomba membuat kesalahan besar, dengan tidak bersikap setelah konferensi pers Rossi. Mereka turut menyebabkan situasi yang tak dapat ditoleransi, diantara dua pembalap yang sedang marah dan frustasi.

    "Jelas bagi saya bahwa pengawas lomba semestinya memanggil dua pembalap, bertanya apa yang terjadi," kata Pernat. Menurutnya ketegangan yang sangat tinggi sebelum lomba, merupakan bukti yang nyata bahwa sesuatu yang buruk dapat terjadi.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Final Regional Barat Piala Presiden Esport 2020 Loloskan 29 Atlet ke Grand Final
    Besok, 204 Atlet Bersaing di Babak Final Regional Wilayah Barat Piala Presiden ESports 2020
    Tumbangkan Wakil Singapura, Bali United Menangi Babak Playoff Liga Champions Asia
    Coach Shin Tae-Yong Langsung Komentari Pemain Timnas Indonesia
    Rebutan Gelar Runner-up hingga Detik-detik Terakhir

    Editorial


      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 34 64
      2 Persebaya Surabaya 34 54
      3 Madura United 34 53

      Jadwal Liga


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 12 34
        2. Leicester City 12 26
        3. Chelsea 12 26
        4. Manchester City 12 25
        Tampilkan Detail