Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Digoyang Skandal, Platini Pede Jadi Presiden FIFA

    Digoyang Skandal, Platini Pede Jadi Presiden FIFA

    • Kamis, 29 Oktober 2015 | 15:21:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Meskipun terkena skorsing dari Komite Etik FIFA, Michel Platini, tetap optimis. Presiden UEFA ini yakin tetap bisa ikut serta dalam pemilihan Presiden FIFA, Februari 2016 mendatang.

    Platini memang jadi salah satu calon suksesor Sepp Blatter di kursi Presiden FIFA. Legenda Timnas Prancis dan Juventus ini juga punya peluang paling besar untuk memenangkan pemilihan nanti.

    Namun, akibat dugaan keterlibatan dalam kasus suap dan korupsi di tubuh FIFA, Platini pun terkena skorsing dari Komite Etik FIFA selama 90 hari. Ini dikarenakan Platini dianggap menerima uang sebesar £1,35 juta dari Blatter.

    Sementara itu, Platini menganggap aliran uang yang diterimanya merupakan pembayaran atas tunggakan gajinya, saat ia bekerja sebagai penasihat Presiden di FIFA.

    Masih dalam masa skorsing, Platini sesumbar tetap akan menang dalam pemilihan nanti. Ia juga mengatakan, hanya dia yang bisa membawa FIFA keluar dari berbagai masalah pelik yang melilitnya.

    "Dengan segala kerendahan hati, saya paling mampu menjalankan sepakbola dunia. Dua juta mewakili persamaan dengan tunggakan gaji FIFA kepada saya, saat masih menjadi penasihat khusus presiden. Presiden menawarkan kontrak kepada saya dengan gaji yang saya terima," ujar Platini dilansir The Telegraph.

    "Jadi jelas, untuk apa pekerjaan itu disediakan? Ya, ini adalah kontrak secara lisan di Swiss? Ya, apakah saya punya hak untuk mengklaim uang saya sembilan tahun kemudian. Apakah uang tersebut dilaporkan kepada petugas pajak? Ya."

    Selain itu, Platini juga mengaku sudah melakukan tugasnya sebagai orang nomor satu UEFA dengan transparan. Ia juga tetap menampik tuduhan keterlibatan dalam kasus suap dan korupsi yang menyeret namanya.

    "Dalam pendekatan yang saya lakukan secara transaparansi dilakukan secara menyeluruh. Saya mendapat informasi dari orang bersangkutan di FIFA. Kemudian tagihan saya di akun FIFA," lanjut Platini.

    "Pada akhirnya, organisasi memvalidasi dan melakukan proses dengan penangguhan pembayaran saya empat tahun kemudian. Semua tuduhan kepada saya tidak berdasar," imbuhnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Nasib Liga I dan Liga 2 Tunggu Sikap Pemerintah
    Bila Pandemi Masih Panjang, Bhayangkara FC Usul Liga 1 Diakhiri
    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri
    Kembali ke Bandung, Pelatih PSS Siap Curi Poin di Kandang Persib
    Soal Sponsor, Kemenpora Sebut Persib dan Persikabo Langgar Undang-Undang Olahraga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 12 34
        2. Leicester City 12 26
        3. Chelsea 12 26
        4. Manchester City 12 25
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6