Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Digoyang Skandal, Platini Pede Jadi Presiden FIFA

    • Kamis, 29 Oktober 2015 | 15:21:00 WIB
    • 0 Komentar


    Digoyang Skandal, Platini Pede Jadi Presiden FIFA

    JuaraNews, Bandung - Meskipun terkena skorsing dari Komite Etik FIFA, Michel Platini, tetap optimis. Presiden UEFA ini yakin tetap bisa ikut serta dalam pemilihan Presiden FIFA, Februari 2016 mendatang.

    Platini memang jadi salah satu calon suksesor Sepp Blatter di kursi Presiden FIFA. Legenda Timnas Prancis dan Juventus ini juga punya peluang paling besar untuk memenangkan pemilihan nanti.

    Namun, akibat dugaan keterlibatan dalam kasus suap dan korupsi di tubuh FIFA, Platini pun terkena skorsing dari Komite Etik FIFA selama 90 hari. Ini dikarenakan Platini dianggap menerima uang sebesar £1,35 juta dari Blatter.

    Sementara itu, Platini menganggap aliran uang yang diterimanya merupakan pembayaran atas tunggakan gajinya, saat ia bekerja sebagai penasihat Presiden di FIFA.

    Masih dalam masa skorsing, Platini sesumbar tetap akan menang dalam pemilihan nanti. Ia juga mengatakan, hanya dia yang bisa membawa FIFA keluar dari berbagai masalah pelik yang melilitnya.

    "Dengan segala kerendahan hati, saya paling mampu menjalankan sepakbola dunia. Dua juta mewakili persamaan dengan tunggakan gaji FIFA kepada saya, saat masih menjadi penasihat khusus presiden. Presiden menawarkan kontrak kepada saya dengan gaji yang saya terima," ujar Platini dilansir The Telegraph.

    "Jadi jelas, untuk apa pekerjaan itu disediakan? Ya, ini adalah kontrak secara lisan di Swiss? Ya, apakah saya punya hak untuk mengklaim uang saya sembilan tahun kemudian. Apakah uang tersebut dilaporkan kepada petugas pajak? Ya."

    Selain itu, Platini juga mengaku sudah melakukan tugasnya sebagai orang nomor satu UEFA dengan transparan. Ia juga tetap menampik tuduhan keterlibatan dalam kasus suap dan korupsi yang menyeret namanya.

    "Dalam pendekatan yang saya lakukan secara transaparansi dilakukan secara menyeluruh. Saya mendapat informasi dari orang bersangkutan di FIFA. Kemudian tagihan saya di akun FIFA," lanjut Platini.

    "Pada akhirnya, organisasi memvalidasi dan melakukan proses dengan penangguhan pembayaran saya empat tahun kemudian. Semua tuduhan kepada saya tidak berdasar," imbuhnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Spanyol Kembali Cuma Raih Hasil Imbang
    Gask Portugal, Jerman Buka Peluang ke 16 Besar
    Heboh Ronaldo Geser Botol Coca Cola, UEFA Ingatkan Timnas Hormati Sponsor
    Laga Denmark vs Belgia Dihentikan 1 Menit untuk Hormati Eriksen
    Southgate Terpaksa Coret Kiper MU dari Timnas Inggris
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Tottenham Hotspur 11 24
        2. Liverpool 11 24
        3. Chelsea 11 22
        4. Leicester City 11 21
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6