web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
    net

    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi

    • Kamis, 21 September 2017 | 00:15:00 WIB
    • 0 Komentar

    TANGGAL 1 Muharam yang tahun ini jatuh pada Kamis (21/9/2017), diperingati oleh umat Muslim di seluruh dunia sebagai awal pergantian tahun 1439 Hijriah.

    Berbeda dengan perayaan Tahun Baru dalam kalender Masehi, peringatan Tahun Baru Islam ini jauh dari kesan ramai dan meriah. Tidak ada perayaan besar-besar dengan menunggu detik-detik pergantian tahun layaknya pergantian dari 31 Desember ke 1 Januari dalam kalender Masehi.

    Tahun Baru Hijriah hanya diperingati ‘kalangan terbatas’ seperti di majelis-majelis taklim atau masjid-masjid. Biasanyadimeriahkan dengan pawai obor keliling kampung.Bahkan peringatan setingkat Pemprov Jabar yang diisi tablig akbar oleh ustaz kondang pun ‘sepi’ pengunjung bila dibanding perayaan Tahun Baru Masehi, 1 Januari.

    Tahun Baru Hijriah yang diawali saat Rasulullah Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah sekitar tahun 622 M memang kalah gaungnya dengan Tahun Baru Masehi yang penanggalannya digunakan sejak abad ke-7 Sebelum Masehi (SM).

    Namun terlepas meriah tidaknya, peringatan Tahun Baru Hijriah mempunyai makna dan semangat tersendiri bagi umat Islam, yakni silaturahim dan toleransi. Tahun Hijriah tidak bisa dilepaskan dari hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah bersama para sahabat saat Kota Mekkah yang dikuasai orang-orang Quraisy, tidak lagi kondusif.

    Salah satu peninggalan Nabi Muhammad SAW yang hingga kini masih relevan digunakan, termasuk di Indonesia yakni Piagam Madinah. Isi perjanjian ini, di antaranya bahwa seluruh penduduk Madinah, apa pun agama dan sukunya adalah umma wahida (a single community) atau umat yang tunggal. Karena itu, mereka semua harus saling membantu dan melindungi, serta mereka semua berhak menjalankan agama yang dipeluknya masing-masing.

    Silaturahmi dan toleransi yang menjadi pilar kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Negara Madinah, sangat relevan diterapkan hingga saat ini. Jalinan persaudaraan atau kesatuan dan persatuan menjadi sangat penting bagi sebuah bangsa, apalagi sebesar Indonesia yang mempunyai beragam suku dan agama.

    Silaturahmi dan toleransi yang dipraktikkan Rasulullah di Madinah, baik kepada sesama umat Islam maupun umat lain, patut diteladani bangsa Indonesia. Semangat hijrah menjadi sebuah keniscayaan, yaitu hijrah dari sisi buruk ke sisi lebih baik, dari keburukan moral menuju moral dan perilaku mulia, dari ketidakpedulian ke kepekaan dan kepedulian terhadap sesama.

    Semoga Tahun Baru Islam ini memberikan semangat baru untuk melangkah menuju Indonesia yang maju, makmur, dan sejahtera bagi semua rakyat. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Teladani Semangat Pahlawan
    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
    Mari Kita Berkurban
    • Mari Kita Berkurban

      SEKITAR 2,1 miliar umat muslim di seluruh dunia serentak memeringati Hari Raya Idul Adha yang pada 2017 ini jatuh pada hari Jumat Selengkapnya..

      • 1 September 2017
    Selamat Hari Raya Idul Fitri
    Marhaban Ya Ramadan
    • Marhaban Ya Ramadan

      AWAL Ramadan 143 Hijriah jatuh pada Jumat (26/5/2017) malam. Dengan demikian, Sabtu (27/5/2017) umat Islam di Indonesia sudah mulai Selengkapnya..

      • 27 Mei 2017
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 11 31
      2. Tottenham Hotspur 11 23
      3. Manchester United 11 23
      4. Chelsea 11 22
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bhayangkara FC 34 69
      2 Bali United 34 68
      3 PSM Makassar 34 65