web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Investor Okoyama Akan Bangun Pabrik Onderdil Mobil

    Investor Okoyama Akan Bangun Pabrik Onderdil Mobil

    • Sabtu, 10 Oktober 2015 | 15:53:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews –  Investor dari Prefektur Okoyama, Jepang berminat menanamkan modal di Indonesia dengan mendirikan pabrik komponen atau onderdil mobil di Indonesia. Kelak, pabrik itu akan memasok komponen ke beberapa pabrik mobil asal Jepang yang ada di Tanah Air, seperti Toyota, Honda, dan Suzuki.

    Minat itu disampaikan Gubernur Prefektur Okayama, Jepang Ryuta Ibaragi saat berkunjung ke Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta, Sabtu 10 Oktober 2015.

    Melalui rilis yang diterima sejumlah media, Ibaragi mengemukakan, investor Jepang, terutama Okoyama, tertarik berinvestasi di Indonesia karena masyarakatnya sangat welcome. Selain itu, situasi keamanan dan kondisi politik RI relatif aman.

    Penolakan pemerintah terhadap investor Jepang terkait proyek kereta medium Jakarta-Bandung, tak terlalu berpengaruh. Apalagi Jepang telah dipercaya mengerjakan proyek Mass Rapid Trasit (MRT) di Jakarta. Investor yang mengerjakan proyek itu dan Pemerintah Jepang sangat berterima kasih telah diberi kepercayaan tersebut.

    "Di Prefektur Okoyama terdapat 422 perusahaan yang telah berinvestasi ke luar Jepang, termasuk di Indonesia. Namun, investor Okoyama memberikan catatan terkait iklim investasi di Indonesia, seperti persoalan pengupahan yang sulit diprediksi dan kerap menimbulkan gejolak,” kata Ibaragi.

    Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan, perusahaan-perusahaan Jepang mendapat prioritas dalam mendapatkan fasilitas investasi, termasuk perizinan. Sebab, investor jupang merupakan salah satu komponen utama pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Pada Semester I 2015, BKPM mencatat, Jepang berada di peringkat tiga realisasi penanaman modal asing (PMA) terbesar senilai USD1,6 miliar setelah Malaysia USD2,6 miliar, dan Singapura USD2,3 miliar.

    "BKPM akan melakukan promosi investasi ke Jepang pada 2016 untuk menarik minat lebih banyak investor Okoyama menanamkan modalnya di Tanah Air. Marketing officer dan kantor perwakilan BKPM Indonesia di Tokyo, dapat dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha Okoyama," jelas Franky. (*)

    bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Peduli Banjir Jabodetabek, Pos Indonesia Serahkan Bantuan
    Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax jadi Rp9.200 per Liter
    Wagub Jabar Berharap KKP Angkat Potensi Pesantren untuk Budidaya Ikan
    Pembangunan Desa dan Wisata Jurus Jabar Hadapi 2020
    Gubernur Jabar Serahkan Tambahan 30 Bus Wisata Tahap Kedua

    Editorial