blog counter

Hot News


Opini


    Rupiah dan IHSG Ditutup Perkasa



    Rupiah dan IHSG Ditutup Perkasa

    JAKARTA – Pada penutupan perdagangan valuta asing (valas), harga mata uang rupiah, makin perkasa atas dolar AS. Begitupun dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

    Yahoo Finance melansir, rupiah berada di level Rp14.496 per USD dengan kisaran harian Rp14.496-Rp14.741 per USD. Posisi membaik dibanding pada penutupan sebelumnya, Rp14.635/USD. Sedangkan nilai tukar rupiah mengacu data Bloomberg di level Rp14.550/USD. Posisi tersebut makin perkasa dibanding penutupan sebelumnya di Rp14.646 per USD.

    Limas melansir, pada penutupan siang ini, rupiah di level Rp14.558/USD. Sementara, nilai tukar rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp14.604/USD, terapresiasi positif dibanding penutupan sebelumnya Rp14.709/USD.

    Sementara itu, IHSG sesi I hari pertama pekan ini ditutup melompat tinggi dengan kenaikan 113,34 poin atau 2,69% ke level 4.321,14. IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) sejalan dengan positifnya bursa Asia. IHSG terkerek 35,53 poin atau 0,84% ke level 4.243,33. Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup melemah, di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG gugur 47,08 poin atau 1,11% ke level 4.207,80.

    Siang ini, bursa saham Asia menguat kecuali China yang libur hingga Rabu. Indeks Nikkei 225 menguat 338,85 poin atau 1,91% ke 18.063,98; indeks Strait Times naik 45,37 poin atau 1,62% ke 2.838,39, dan indeks Hang Seng melejit 395,30 poin atau 1,84% ke 21.901,39.

    Kondisi itu juga diikuti nilai transaksi di bursa Indonesia yang tercatat Rp2,77 triliun dengan 3,07 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp125,36 miliar dengan aksi jual Rp815,50 miliar dan aksi beli Rp940,86 miliar.

    Sebanyak 207 saham menguat, 71 saham melemah, dan 73 saham stagnan. Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar naik hingga 4,82%, diikuti keuangan 3,06%.

    Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal pekan ini dibuka berjaya pascarilis data pekerjaan AS, yang di bawah ekspektasi analis.  USD pada Senin (5/10/2015) merayap ke level rendah dalam hampir dua pekan terhadap sejumlah mata uang setelah lemahnya data pekerjaan AS. Hal itu menyebabkan para pedagang mengurangi taruhan bahwa Federal Reserve (The Fed) siap untuk menaikkan suku bunga pada awal bulan ini.

    Data tenaga kerja AS menunjukkan bahwa pengusaha hanya menambah 142.000 pekerjaan pada bulan lalu, jauh dari ekspektasi ekonom dengan kenaikan sebanyak 203.000 pekerjaan. Indeks USD menguat terhadap enam mata uang utama, dari 95,218, level terendah sejak 21 September menjadi 95,887, naik sekitar 0,1%.

    "Meskipun FOMC diperkirakan akan menunda kenaikan suku bunga kali pertama sampai kuartal pertama tahun depan setelah laporan tenaga kerja pekan lalu, kami tetap percaya bahwa ekonomi AS mampu menghasilkan inflasi karena relatif ketatnya pasar tenaga kerja," kata ahli strategi di Barclays dilansir Reuters, Senin (5/10/2015). (*)

    bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dalami Dugaan Korupsi BPR Balongan, Kejari Indramayu Telah Periksa 17 Saksi
    Perluas Distribusi Beras Pemerintah, Bulog Gandeng Ritel Modern
    Transaksi BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Dilakukan di Outlet Pegadaian
    Meski Pertumbuhan Ekonomi RI Tinggi, Banyak Sektor Usaha Lakukan PHK, Kenapa?
    PT Pamapersada Nusantara dan PPSDM Geominerba Cetak Juru Ledak Kompeten
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads