Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Lestarikan Nilai-nilai Pancasila
    net

    Lestarikan Nilai-nilai Pancasila

    KAMIS ini yang bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2015, diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila yang sudah dilakukan sejak 1968 silam di awal berkuasanya rezim Orde Baru. Masih relevannya Hari Kesaktian Pancasila di era Reformasi ini?

    Sejak bergulirnya era Reformasi sebagai tonggak runtuhnya kekuasaan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden RI ke-2 Jenderal TNI Soeharto, peringatan hari nasional ini menjadi kontroversi. Menjadi kontroversi karena sebelumnya sudah ada Hari Kelahiran Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

    Pascaterjadinya Gerakan 30 September 1965 atau G 30 S PKI, Orde Baru membuat peringatan sendiri, yakni setiap 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Hal tersebut diputuskan oleh Soeharto sendiri dengan mengeluarkan Surat Keputusan Presiden No 153/1967. Hasilnya, sejak 1 Juni 1970 hingga 1997 silam, tak ada peringatan hari lahirnya Pancasila, dan digantikan dengan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober.

    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila memang berakar pada peristiwa G 30 S. Oleh pemerintah saat itu, pemberontakan tersebut dinilai sebagai usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis. Hari itu, enam jenderal dan seorang perwira pertama TNI AD atau dikenal dengan sebutan tujuh pahlawan revolusi, dibunuh sebagai upaya kudeta. Dan konon berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila, maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Karena itu, disimpulkan Pancasila dianggap sakti.

    Hingga tahun ini pun Hari Kesaktian Pancasila tetap diperingati. Pemerintah melalui Surat Edaran Mensesneg tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2015, menganjurkan kepada setiap instansi pemerintahan termasuk perwakilan RI di luar negeri, untuk menggelar upacata peringatan. Tema Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini adalah “Kerja Keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila."

    Secara nasional, peringatan puncak Hari Kesaktian Pancasila digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, dengan inspektur upacara Presiden Joko Widodo. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan akan bertindak sebagai pembaca teks Pancasila. Adapun Naskah Pembukaan UUD RI 1945 dibacakan Ketua DPD RI Irman Gusman, dengan komandan upacara Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono.

    Apa Pancasila benar-benar sakti? Terlepas dari kontroversi soal sakti tidaknya Pancasila dan peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu sendiri, Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa, sudah sewajibnya dilestarikan dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah amanat konstitusi seperti tercantum dalam TAP MPR-RI No XVIII/MPR/1998.

    Dengan kesaktian yang memiliki makna harfiah tidak terkalahkan atau tidak dapat ditaklukkan, Pancasila mempunyai kekuatan hukum yang tidak diragukan lagi, dan memiliki kedudukan yang sangat kuat secara hukum karena tercantum dalam Pembukaan UUD yang menjadi dasar atau sumber bagi semua produk hukum di negeri ini.

    Pancasila juga menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan makna yang terkandung, yakni moralitas dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), persatuan (Persatuan Indonesia), demokrasi (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan), serta keadilan (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia). Jika nilai-nilai Pancasila ini bisa diimplementasikan dengan benar oleh seluruh komponen bangsa, yakinlah kemakmuran dan kesejahteraan bisa diwujudkan di Indonesia tercinta ini. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Berdamai atau Hidup Tanpa Corona
    Jadi Pribadi yang Lebih Baik di Tahun Baru 2020
    Teloransi, Kebersamaan dalam Perbedaan
    Teladani Semangat Pahlawan
    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 3 9
      2 Bali United 3 7
      3 PSIS Semarang 3 6