blog counter

Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

  • Kamis, 17 September 2015 | 14:59:00 WIB
  • 0 Komentar


Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

JuaraNews, Bandung – Untuk mendorong infrastruktur open acces yang lebih luas dan mendukung pertumbuhan penggunaan, PT Pertamina Gas (Pertagas) tengah mempercepat pembangunan empat ruas jaringan pipa transmisi gas.

Presiden Direktur PT Pertamina Gas Hendra Jaya mengatakan, keempat ruas pipa transmisi yang tengah digarap Pertagas saat ini, antara lain, ruas Belawan-Kawasan Industri Medan (KIM)- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatera Utara sepanjang 138 km.

Kemudian ruas Muara Karang-Muara Tawar (MK-MT) DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi sekitar 30 km; Gresik-Semarang dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah 267 km; dan Porong-Grati di Kabupaten Sidoarjo-Pasuruan, Jawa Timur 57 km.

Keempat ruas pipa tersebut, jelas Hendra, berkontribusi bagi penambahanan jaringan pipa gas eksisting Pertagas sepanjang 2.000 kilometer (km) di beberapa wilayah di Indonesia. Ke depan, Pertagas akan mengembangkan tambahan pipa distribusi sekitar 1.800 km.

"Infrastruktur gas open access harus lebih luas. Ini dimanfaatkan untuk pengiriman gas, sehingga terjadi percepatan pertumbuhan penggunaan dan pemanfaatan gas secara maksimal," kata Hendra kepada wartawan di Bandung belum lama ini.

Menurut Hendra, selama ini masalah infrastruktur menjadi tantangan utama dalam pemanfaatan gas domestik. Salah satu solusinya, Pertagas mendorong penggunaan infrastruktur eksisting 2.000 km secara lebih efisien.

Pertagas secara bertahap akan membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), mother-daughterstation, pipa distribusi, mobile refueling unit, SPBU terintegrasi dengan SPBG (ecostation) untuk sektor transportasi hingga 150 unit pada 2019. SPBG ini diprioritaskan di wilayah yang memiliki sumber gas dan infrastruktur pipa seperti Jabodetabek, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Semarang, dan Balikpapan.

Pada 2019, ungkap Hendra, Pertagas akan memiliki 7 LNG terminal dan 5 LNG Plant. Kedua proyek itu dibangun oleh Ditrektorat Gas dan Energi Baru dan Terbarukan PT Pertamina (Persero), holding PT Pertagas. Pertamina pun membangun 120 stasiun CNG transportasi dan tiga stasiun CNG industri. "Satu unit stasiun CNG dibangun di Teluk Lamong pada 2016," ungkap Hendra. (*)

bar

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Transaksi Temu Bisnis dan Pameran Produk OPOP 2022 Capai Rp42,1 Miliar
Konvensi Nasional Rancangan SKKNI, KKNI dan Skema Okupasi Dorong Pemulihan Sektor Parekraf
El Royale Hotel Bandung Adakan Nobar Piala Dunia 2022
Pegadaian Kanwil Bandung Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Pegadaian Taman 3000 Mangrove dan 50 Ekor Tukik
Berita Terdahulu

Editorial


    iklan qposaja

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads