web stats service from statcounter

Hot News


  • Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe
    • 16 September 2019 | 16:13:00 WIB

    RIDWAN Kamil menanggapi serius petisi penandatanganan secara online di website change.org meminta agar BIJB Kertajati diganti namanya menjadi BJ Habibie.

Inspirasi


    Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

    Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

    • Kamis, 17 September 2015 | 14:59:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Untuk mendorong infrastruktur open acces yang lebih luas dan mendukung pertumbuhan penggunaan, PT Pertamina Gas (Pertagas) tengah mempercepat pembangunan empat ruas jaringan pipa transmisi gas.

    Presiden Direktur PT Pertamina Gas Hendra Jaya mengatakan, keempat ruas pipa transmisi yang tengah digarap Pertagas saat ini, antara lain, ruas Belawan-Kawasan Industri Medan (KIM)- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatera Utara sepanjang 138 km.

    Kemudian ruas Muara Karang-Muara Tawar (MK-MT) DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi sekitar 30 km; Gresik-Semarang dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah 267 km; dan Porong-Grati di Kabupaten Sidoarjo-Pasuruan, Jawa Timur 57 km.

    Keempat ruas pipa tersebut, jelas Hendra, berkontribusi bagi penambahanan jaringan pipa gas eksisting Pertagas sepanjang 2.000 kilometer (km) di beberapa wilayah di Indonesia. Ke depan, Pertagas akan mengembangkan tambahan pipa distribusi sekitar 1.800 km.

    "Infrastruktur gas open access harus lebih luas. Ini dimanfaatkan untuk pengiriman gas, sehingga terjadi percepatan pertumbuhan penggunaan dan pemanfaatan gas secara maksimal," kata Hendra kepada wartawan di Bandung belum lama ini.

    Menurut Hendra, selama ini masalah infrastruktur menjadi tantangan utama dalam pemanfaatan gas domestik. Salah satu solusinya, Pertagas mendorong penggunaan infrastruktur eksisting 2.000 km secara lebih efisien.

    Pertagas secara bertahap akan membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), mother-daughterstation, pipa distribusi, mobile refueling unit, SPBU terintegrasi dengan SPBG (ecostation) untuk sektor transportasi hingga 150 unit pada 2019. SPBG ini diprioritaskan di wilayah yang memiliki sumber gas dan infrastruktur pipa seperti Jabodetabek, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Semarang, dan Balikpapan.

    Pada 2019, ungkap Hendra, Pertagas akan memiliki 7 LNG terminal dan 5 LNG Plant. Kedua proyek itu dibangun oleh Ditrektorat Gas dan Energi Baru dan Terbarukan PT Pertamina (Persero), holding PT Pertagas. Pertamina pun membangun 120 stasiun CNG transportasi dan tiga stasiun CNG industri. "Satu unit stasiun CNG dibangun di Teluk Lamong pada 2016," ungkap Hendra. (*)

    bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Hotel Horison Mengawali Pembangunan Kawasan Rebana
    Wagub Uu: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Penting
    Industri Pasar Modal Syariah Harus Inklusif
    Sertifikasi Halal Penting untuk Menjamin Rasa Aman
    Pemprov Bakal Buka Penerbangan Bandung-Pangandaran

    Editorial