Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

    Pertagas Percepat Empat Proyek Ruas Pipa Transmisi

    • Kamis, 17 September 2015 | 14:59:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Untuk mendorong infrastruktur open acces yang lebih luas dan mendukung pertumbuhan penggunaan, PT Pertamina Gas (Pertagas) tengah mempercepat pembangunan empat ruas jaringan pipa transmisi gas.

    Presiden Direktur PT Pertamina Gas Hendra Jaya mengatakan, keempat ruas pipa transmisi yang tengah digarap Pertagas saat ini, antara lain, ruas Belawan-Kawasan Industri Medan (KIM)- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatera Utara sepanjang 138 km.

    Kemudian ruas Muara Karang-Muara Tawar (MK-MT) DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi sekitar 30 km; Gresik-Semarang dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah 267 km; dan Porong-Grati di Kabupaten Sidoarjo-Pasuruan, Jawa Timur 57 km.

    Keempat ruas pipa tersebut, jelas Hendra, berkontribusi bagi penambahanan jaringan pipa gas eksisting Pertagas sepanjang 2.000 kilometer (km) di beberapa wilayah di Indonesia. Ke depan, Pertagas akan mengembangkan tambahan pipa distribusi sekitar 1.800 km.

    "Infrastruktur gas open access harus lebih luas. Ini dimanfaatkan untuk pengiriman gas, sehingga terjadi percepatan pertumbuhan penggunaan dan pemanfaatan gas secara maksimal," kata Hendra kepada wartawan di Bandung belum lama ini.

    Menurut Hendra, selama ini masalah infrastruktur menjadi tantangan utama dalam pemanfaatan gas domestik. Salah satu solusinya, Pertagas mendorong penggunaan infrastruktur eksisting 2.000 km secara lebih efisien.

    Pertagas secara bertahap akan membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), mother-daughterstation, pipa distribusi, mobile refueling unit, SPBU terintegrasi dengan SPBG (ecostation) untuk sektor transportasi hingga 150 unit pada 2019. SPBG ini diprioritaskan di wilayah yang memiliki sumber gas dan infrastruktur pipa seperti Jabodetabek, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Semarang, dan Balikpapan.

    Pada 2019, ungkap Hendra, Pertagas akan memiliki 7 LNG terminal dan 5 LNG Plant. Kedua proyek itu dibangun oleh Ditrektorat Gas dan Energi Baru dan Terbarukan PT Pertamina (Persero), holding PT Pertagas. Pertamina pun membangun 120 stasiun CNG transportasi dan tiga stasiun CNG industri. "Satu unit stasiun CNG dibangun di Teluk Lamong pada 2016," ungkap Hendra. (*)

    bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bandara International Jawa Barat Siap Terapkan Kebijakan Tatanan Normal Baru
    Pemprov Terapkan Protokol Kesehatan di Tempat Perbelanjaan
    Mensos Tinjau Langsung Pembayaran Bansos Tahun 2020 Melalui Pos Indonesia
    Aldrin: Tak Ada Korelasi Omnibuslaw  RUU Cipta Kerja dengan Peningkatan UMKM
    PT KAI Batalkan Semua Perjalanan Jarak Jauh
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads