web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Battle of Surabaya Sukses Tembus Box Office

    Battle of Surabaya Sukses Tembus Box Office

    • Sabtu, 29 Agustus 2015 | 17:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews Battle of Surabaya, film animasi karya anak negeri, sukses menembus box office. Hanya dalam waktu empat hari sejak ditayangkan pada Kamis 20 Agustus 2015, penjualan tiket Battle of Surabaya menembus angka 41.985.

    Angka penjualan tiket film garapan sutradara Aryanto Yuniawan itu masuk dalam data yang dicatat Badan Perfilman Indonesia (BPI) pada 24 Agustus lalu. Artinya, tak menutup kemungkinan, penjualan tiket Battle of Surabaya garapan MSV Picture berbujet Rp15 miliar ini telah tembus 100.000 lembar.

    Situs IMBD (pemeringkat film), memberikan rating 8,7 bagi Battle of Surabaya dari 37 ulasan media. Ini artinya, film animasi berlatar belakang perang 10 November 1945 di Kota Surabaya itu, berkategori sangat bagus.

    Battle of Surabaya tidak berfokus pada peristiwa sejarah tersebut, melainkan kisah seorang remaja, Musa (Reza Rahadian), yang berada di tengah-tengah situasi tersebut. Musa adalah seorang penyemir sepatu, tapi juga kurir surat-surat rahasia para pejuang kemerdekaan.

    Sebab, tentara sekutu yang menguasai Kota Surabaya ketika itu, tak akan memeriksa anak-anak. Bersama dua sahabatnya, Yumma (Maudy Ayunda) dan Danu (Ian Saybeni), Musa menempuh bahaya saat menjalankan misi membawa surat rahasia tersebut.

    Kendati berfokus pada tokoh-tokoh fiktif, film ini secara sarat dengan muatan sejarah penting perjalanan bangsa ini. Di dalam Battle of Surabaya, terdapat tokoh pahlawan yang terlibat dalam peristiwa bersejarah 10 November 1945.

    Kini MSV Pictures tengah mempersiapkan Battle of Surabaya untuk pasar dunia. Untuk itu, MSV bekerja sama dengan Walt Disney Picture, raksasa film animasi dunia. “Disney ikut memberi masukan dan saran. Kemudian mereka menawarkan tiga pilihan kerja sama. Pertama, film ini dibeli putus oleh Disney. Kedua, Disney siap mendistribusikan film ini atas nama mereka, jadi ada label Disney di Battle of Surabaya. Ketiga, Disney mendukung hal teknis dan memperluas pemasaran film Battle of Surabaya ke jaringan Disney di seluruh dunia. Opsi kerja sama ketiga itu yang kami pilih,” kata Aryanto dikutip dari Situs resmi 21 Cineplex.

    Dia menuturkan, bukan hal mudah menggarap film animasi layar lebar. Sebab, film layar lebar jenis ini masih terhitung baru bagi sineas Indonesia. Butuh waktu tiga tahun bagi Aryanto untuk mewujudkan Battle of Surabaya. Kendala terbesar dalam menggarap film animasi adalah sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi.

    Saat merekrut pekerja untuk menggarap animasi Battle of Surabaya, dari 400 pelamar, hanya 10-15 orang yang memenuhi kriteria kompetensi yang dibutuhkan. Selain itu, membuat film animasi butuh peralatan dan infrastruktur pendukung serta biaya tak sedikit. “Sekarang banyak animator di Indonesia, tapi yang memenuhi kreteria kompetensi menggarap film animasi kelas industri hanya sedikit. Ini menjadi kendala bagi kita,” kata Aryanto. (*)

    bar

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    De Majestic jadi Pusat Seni dan Budaya Jabar
    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung

    Editorial