web stats service from statcounter
Limbah Sayur-Buah Disulap Jadi Tas Kulit

Limbah Sayur-Buah Disulap Jadi Tas Kulit

  • Jumat, 21 Agustus 2015 | 18:45:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews – Lazimnya tas kulit terbuat dari bahan kulit hewan asli. Namun, tidak pada tas kulit satu ini. Tas tersebut bukan terbuat dari kulit hewan, melainkan dari limbah sayuran dan buah-buahan. Kok bisa?

Seperti tampak pada foto. Sekilas, orang pasti tak akan tahu tas kulit itu terbuat dari limbah organik sayur dan buah. Saat ini tas kulit dari sayuran dan buah-buahan tersebut, tengah diuji kekuatannya.

Tas kulit itu diciptakan oleh sekelompok mahasiswa dari Rotterdam, Belanda. Ide membuat tas kulit dari bahan organik sayuran dan buah-buahan ini muncul setelah mereka melihat banyak limbah makanan terbuang percuma. Para pedagang dan pengelola pasar membuang sampah organik itu secara ilegal lantaran harus membayar 12 sen per kilogram.

Menghadapi persoalan ini, mahasiswa lalu membentuk tim desain yang dinamakan Fruitleather Rotterdam. Tujuannya, mencari solusi terbaik atas persoalan itu dari sudut pandang desainer.

Sejak itu, mulailah mereka mengumpulkan bahan baku dan melakukan berbagai percobaan. Akhinya, setelah melalui berbagai tes, tim Fruitleather Rotterdam berhasil membuat tas kulit barbahan dasar limbah sayuran dan buah-buahan.

"Dasar pemikiran kami adalah jangan pernah membuang makanan. Kami ingin membangkitkan kesadaran masyarakat atas masalah sisa makanan dan kami juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa ada solusi atas persoalan ini," kata seorang mahasiswa anggota tim Fruitleather Rotterdam.

Proses pembuatannya, limbah sayuran dan buah-buahan dihancurkan. Setelah itu, bahan dikeringkan hingga tingkat kekeringan tertentu. Selanjutnya, bahan dipanaskan untuk menghilangkan bakteri dan jamur. Kemudian, bahan memasuki proses teknis dipres hingga tipis menyerupai bahan kulit. (*)

bar

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

Editorial