PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Ini Dia Kerusakan Parah di Stadion Gelora BLA



    Ini Dia Kerusakan Parah di Stadion Gelora BLA

    JuaraNews, Bandung -  Setidaknya ada 6 item yang menjadi fokus Tim Ahli Bareskrim Polri yang melakukan pemeriksaan terhadap kerusakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (29/7/2015).

    Ketua Tim Ahli Bareskrim, Ir Prio Susilo MT mengatakan, item pertama yang diperiksa tim ahli gabungan dari berbagai perguruan tinggi ini, yakni gejala penurunan tanah di luar stadion, dan kedua penurunan tanah di dalam stadion.

    "Ketiga struktur bangunan mulai dari pelcap termasuk tribune. Kita juga cek dopleksi rangka atap. Keandalan fasilitas pendukung, seperti genset, sistem kelistrikan, sistem pemipaan dan lainnya," ujar Prio kepada wartawan sesusai pemeriksaan.

    Dia menyebutkan, pemeriksaan itu sesuai standar prosedur pemeriksaan struktur bangunan sesuai dengan udang-undang bangunan gedung, dan UU jasa konstruksi yang kesemuanya diikat oleh pasal-pasal. Misalnya, jika seorang perencana merancang bangunan tidak andal, maka bisa diancam baik denda/pidana, ancamannya 5 tahun.

    "Hasilnya bisa dilihat sendiri. Untuk layak tidak layaknya, saya tidak bisa sebutkan. Karena ukurannya bangunan dikatakan layak jika sudah Memiliki Sertifikat Layak Fungsi, jadi kayak SIM," ujarnya.

    Ditanya apakah kerusakan stadion tergolong ekstrem, Prio tidak langsung mengiyakan. Dia hanya mencontohkan, aspal telah turun lebih dari 30 cm, dan hal itu dikategorikan serius. Dari data awal pemeriksaan, struktur bangunan turun sekitar 7 cm.

    Untuk penyebab turunnya, kata Prio, karena daerah lumpur cukup tebal dan ada lapisan lensa tanah. Serta struktur pondasinya menumpang di lapisan tanah, dan dicurigai tanahnya tidak kuat menahan beban. Pergerakan lantai saat memasuki stadion, sambung Prio, akan berimbas pada struktur bangunan.

    Apakah stadion tidak bisa digunakan selamanya, dari penjelasan tim ahli secara teknis bangunan masih bisa diselamatkan. Namun harus ada penambahan, misalnya perbaikan secara sistem suntik konstruksi pondasi-pondasi pokok.

    Untuk unsur pidana, Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menyebutkan, ada beberapa kejanggalan. Misalkan, dari spek dalam kontrak disebutkan ketebalan 20 cm tapi kenyataannya hanya 12 cm, pelat besi dalam kontrak 13 cm, tapi kenyataannya 8 cm, atau 50 persen turunnya.

    "Itu sudah sangat ada pelanggaran dalam konstruksi, dan dipastikan ketahanan bangunan akan berkurang. Kedua, masalah biaya juga akan berkurang, karena ada pengurangan spektek tadi," ujar Buwas. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dinkes Kota Bandung Diminta Segera Tangani Kasus Covid-19
    Akui Lonjakan Covid-19 di Jabar, Gubernur Minta Pemerintah Pusat Tiadakan Libur Idul Adha
    Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung Tinggi,  Pemkot Siapkan Sejumlah Kebijakan Baru
    Kebutuhan Meningkat, PMI Kota Bandung Kesulitan Dapatkan Plasma Konvalesen
    Pemkot Bandung Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19
    Berita Terdahulu
    Bank BJB kanan

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads