"/> Berpuasa Sehat bagi Penderita Maag - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda  
 
 
 
" />  
 
 
 
">  
 
 
 
"> web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Berpuasa Sehat bagi Penderita Maag
    net

    ramadan

    Berpuasa Sehat bagi Penderita Maag

    JuaraNews - Masalah kesehatan bukan penghalang menjalankan ibadah puasa. Asal tahu kiatnya, Anda tetap bisa berpuasa sampai tuntas, termasuk bagi penderita sakit maag.

    Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan memang merupakan kenikmatan tersendiri. Tapi, bagaimana kalau Anda punya masalah maag. Perut sering terasa nyeri jika terlambat makan. Jangan terlalu khawatir, karena maag bukan halangan untuk berpuasa. Yang penting, Anda sudah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelumnya.

    Dari sisi medis, sebenarnya penderita maag tidak sepenuhnya boleh menjalankan ibadah puasa. Namun, jika penderita tetap memaksa dan bertekad melaksanakan puasa, maka boleh-boleh saja. "Asalkan, terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui seberapa parah maag yang dideritanya," ungkap dr Dadang Makmun SPPD-KGEH.

    Dadang menambahkan, istilah maag sebenarnya adalah istilah umum. Istilah kedokteran untuk maag, adalah dyspeptia. Dalam dunia kedokteran ada dua jenis penyakit dyspeptia, yakni dyspeptia jenis organik dan fungsional. Inti dari penyakit itu adanya keluhan, rasa mual di ulu hati, kembung, dan rasa lain yang disebabkan oleh kelainan saluran pencernaan.

    "Bila penyakit ini sudah kambuh tentu saja tidak kuat menjalankan ibadah puasa, karena perut rasanya melilit-melilit," ujar Dadang.

    Dokter yang mendiagnosis penderita maag, biasanya diperiksa tingkat keseriusan yang ada di peradangan lambung dan usus pasien. Ciri dalam dyspeptia organik adalah terdapat peradangan di sekitar lambung atau lecet-lecet yang disebabkan karena tumor atau penyakit-penyakit lain yang menyebabkan luka.

    "Penderita maag jenis inilah yang kami sarankan tidak boleh berpuasa dulu. Bila ingin berpuasa, maka yang diobati dulu adalah lukanya. Sebab setiap kali perutnya akan nyeri karena bertambahnya produksi pada asam lambung," lanjut dia.

    Meski begitu, puasa ternyata justru membuat tubuh seseorang bertambah baik. Terutama pada penderita maag jenis dyspeptia fungsional. Biasanya penderita untuk jenis dyspeptia fungsional tidak diketemukan tanda-tanda tertentu di saat lambungnya diteropong. Penderita seperti itu hanya merasakan perutnya kembung, tanpa ada penyebab yang pasti.

    "Biasanya, penderita seperti itu lebih karena disebabkan faktor stress, yang seolah-olah perutnya mengalami keluhan tertentu," tambah Dadang.

    Dia menambahkan, justru penderita maag inilah yang paling baik untuk berpuasa. Di samping akan bisa menenangkan diri setelah beribadah secara tekun, biasanya lama kelamaan penyakitnya akan hilang sejalan dengan ketenangan jiwanya. Sebab, penyembuhannya memang dengan jalan ketenangan jiwa. Bukan dilakukan dengan pengobatan secara medis.

    Dalam dyspeptia fungsional tidak ditemukan keanehan, termasuk jenis bakteri Helibacter Pylori yang biasa menyerang pada penderita maag jenis organik. Sehingga jika penderita itu berpuasa, maka tidak akan terjadi perubahan dalam dirinya. (*)

     
     
     
     

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    De Majestic jadi Pusat Seni dan Budaya Jabar
    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung

    Editorial