"/> Waspadai 8 Penyakit saat Berpuasa - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda  
 
 
 
" />  
 
 
 
">  
 
 
 
"> web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Waspadai 8 Penyakit saat Berpuasa
    net ilustrasi

    ramadan

    Waspadai 8 Penyakit saat Berpuasa

    <!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]-->

    PUASA memiliki manfaat dalam segi kesehatan. Namun selain ada manfaatnya, puasa pun dapat menyebabkan gejala penyakit pada orang-orang tertentu. Penyakit yang muncul selama puasa biasanya disebabkan saat sahur dan berbuka tidak mengkonsumsi makanan sehat.

    Segala sesuatu yang salah caranya dapat mengakibatkan hal yang tidak baik. Begitu pula dengan puasa. Bila salah melakukannya, beberapa penyakit bisa datang dan mengganggu kenyamanan kita saat menjalankan ibadah puasa.

    Untuk mempersiapkan puasa yang sehat, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengatur menu saat sahur dan berbuka, karena di saat itulah tubuh akan mendapatkan asupan untuk mencukupi kebutuhan kalorinya. Sedikitnya adalah delapan jenis gangguan kesehatan yang biasa muncul saat puasa di bulan Ramadan, yakni:

    1. Gangguan Pencernaan

    Penyebabnya, makan berlebihan. Terlalu banyak makanan goreng, berlemak, dan pedas, misalnya telur, kubis, dan kacang. Minuman berkarbonasi seperti soda juga menghasilkan gas.  Karena itu, jangan makan berlebihan dan minum jus buah. Hindari pula makan makanan yang digoreng.

    2. Konstipasi atau Sembelit

    Konstipasi atau sembelit bisa menyebabkan wasir dan gangguan pencernaan dengan perasaan kembung. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak makanan olahan, kekurangan cairan, dan tak cukup serat. Untuk mencegah konstipas atau sembelit saat puasa, hindari makanan olahan yang berlebihan dan tingkatkan asupan air.

    3. Maag

    Maag terjadi karena gangguan asam lambung akibat tak adanya asupan makanan selama sekitar 14 jam. Gejalanya ditandai dengan sakit pada ulu hati, mual, dan pusing. Untuk mencegah maag saat puasa Ramadhan, perbanyak konsumsi makanan mengandung serat saat sahur, sehingga pengosongan lambung berjalan lebih lambat. Kombinasikan dengan karbohidrat kompleks untuk menjaga kecukupan kadar glukosa dalam tubuh. Dan yang penting, jangan menunda waktu berbuka puasa.

    4. Gula Darah Rendah

    Lesu, pening, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, merasa goncang (tremor), tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, adalah gejala gejala yang sering dijumpai pada penderita gula darah rendah. Untuk mencegah mengalami gangguan gula darah rendah, kurangi makanan yang manis-manis saat sahur. Untuk penderita diabetes (kencing manis), dianjurkan berkonsultas dengan dokter mereka untuk menjalani puasa.

    5. Tekanan Darah Rendah

    Keringat berlebihan, lemas, lesu, kurang tenaga, pusing (terutama saat bangkit dari tempat duduk), muka pucat dan serasa akan pingsan adalah gejala tekanan darah rendah. Gejala itu umumnya muncul di sore hari. Untuk mengatasinya, tambahkan porsi minuman dan garam di malam hari dan perbanyak istirahat di sore hari. Bila tekanan darah tetap juga rendah, konsultasi dengan dokter.

    6. Sakit Kepala

    Sakit kepala ketika sedang berpuasa ini biasanya terjadi pada orang yang kurang tidur, perokok, dan penggemar kopi. Kurangnya asupan kafein dan nikotin yang biasa diperoleh di siang hari bisa menyebabkan pusing. Untuk mengatasinya, kurangi asupan kafein dan tembakau secara perlahan satu atau dua minggu sebelum Ramadhan. Penuhi juga kebutuhan tidur Anda sekalipun mesti bersahur.

    7. Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah penyakit akibat turunnya kadar glukosa dalam darah hingga di bawah tingat normal. Gejalanya: cemas, gemetar, berdebar-debar, lemas, keringat berlebih, bingung, kesulitan bicara, dan penglihatan kabur. Untuk mencegah hipoglikemia, bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi sumber gula alami yang bersifat kompleks, seperti buah-buahan segar. Perbanyak juga asupan air putih dan kurangi asupan garam dalam makanan

    8. Kurang Konsentrasi dan Ngantuk

    Kurangnya konsentrasi biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi mineral dan serat yang cukup. Keseringan begadang juga akan menambah buruk keadaan. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C serta perbanyak minum air putih. Sediakan waktu juga untuk sekadar istirahat atau tidur. (*)

    <!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style>  

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    De Majestic jadi Pusat Seni dan Budaya Jabar
    Duta Besar Swedia Kolaborasi dengan Budi Dalton
    Terbukti Bersalah, Vanessa Divonis 5 Bulan Penjara
    2020 Produk Timberland 100 % Gunakan Daur Ulang
    Reopening Lois Jeans di Mall BIP Bandung

    Editorial