"/> 13 Ormas Islam Sepakati Awal Ramadan pada 18 Juni - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda  
 
 
 
" />  
 
 
 
">  
 
 
 
">

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    13 Ormas Islam Sepakati Awal Ramadan pada 18 Juni



    13 Ormas Islam Sepakati Awal Ramadan pada 18 Juni
    Menteri Agama Lukman Hakim seusai sidang isbat net

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan jatuhnya 1 Ramadan 1436 H pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2015. Penentuan awal Ramadan tersebut diputuskan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama bersama 13 ormas Islam di Tanah Air, Selasa (16/6/2015) petang.

    Menteri Agama Lukman Hakim mengatakan, pemantauan hilal berdasarkan observasi astronomi dan perhitungan hisab serta pengamatan hilal di 30 titik di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan observasi astronomi, sampai Selasa (16/5/2015) petang posisi hilal belum terlihat di Indonesia.

    Sama halnya dengan pemantauan hilal secara astronomis, pengamatan hilal secara langsung yang dilakukan pelaku rukyat juga menunjukkan hasil sama. "Kami mendengar laporan dari sejumlah pelaku rukyat yang ditugasi Menteri Agama, 36 orang yang tersebar dari wilayah barat dan timur semua provinsi, tidak ada satupun yang melihat hilal," ujar Lukman di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (16/6/2015).

    Atas dasar itulah, seluruh peserta sidang isbat menyepakati awal Ramadan 1436 H jatuh pada 18 Juni 2015. "Karena saat ini hilal tidak bisa dilihat, maka kemudian bulan syaban dilengkapkan, disempurnakan menjadi 30 hari. Dengan hasil ini mudah-mudahan seluruh umat Islam di Indonesia mengawali puasa bulan Ramadan bisa dilakukan setentak bersama-sama," ucap Lukman.

    Kementerian Agama menggelar sidang isbat pada pukul 18.30 WIB di Auditorium KH M Rasjidi, Gedung Kementerian Agama dan berakhir sekitar pukul 19.00 WIB. Hadir dalam sidang isbat tersebut, antara lain  Ketua Umum MUI Din Syamsuddin juga sejumlah tokoh dari 13 ormas Islam, seperti Syarikat Islam, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah, Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu'tabaroh an-Nahdliyyah. Ada juga Persatuan Islam, Al-Irsyad Al Islamiyah, Ikatan Dai Indonesia, Darud Dakwah wal-Irsyad, Pengurus Besar Nahdatul Ulama, Persatuan Umat Islam, dan IMIM.

    Hadir pula lima tim hisab rukyat, yaitu Hasanudin (BMKG), Assadurrahman (PA Kuningan), Syarif Ahmad hakim, Ing khafid, dan Sulhan dan beberapa duta besar negara Islam sahabat, seperti Algeria, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

    Berbeda dengan keputusan pemerintah, jamaah Naqsabandiyah di Kota Padang Sumatera Barat menetapkan awal Ramadan tahun 2015 pada Selasa (16/6/2015) lalu atau selisih 2 hari dari keputusan Kementerian Agama. Jamaah Naqsabandiyah punya cara tersendiri dalam penetapan awal Ramadan, biasanya berpatokan pada tanda-tanda alam dan berdasarkan keputusan sang guru (mursyid) juga berdasarkan almanak tahunan dengan menggunakan metoda Hisab Munjid.

    Jamaah tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Al Jalaliyah di seluruh Sumatera Utara lain lagi. Mereka memulai berpuasa pada Rabu (17/6/2015).

    Perbedaan penetapan awal puasa ini bukan untuk kali pertama. Pada tahun lalu, jamaah Naqsabandiyah Kota Padang sudah berpuasa dua hari lebih cepat dari penetapan pemerintah dan satu hari lebih awal dari penetapan Muhammadiyah. Tahun lalu, jamaah Naqsabandiyah di Sumatera Barat sudah berpuasa pada Jumat (27/6/2014). Sementara, pemerintah melalui Kementerian Agama baru menetapkan awal Ramadan dua haru berikutnya, yakni 29 Juni 2014. Sedangkan Muhammadiyah pada 28 Juni 2015, sama dengan jamaahTariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Sumatera Utara. (*)

     
     
     
     

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    10 Ruang Kelas SMPN 1 Cabangbungin Rusak Parah, PSI Desak Perbaikan Segera
    Musda DPD Demokrat Jabar Sebagai Ajang Konsolidasi Partai
    Tinjau PTM 100 Persen di Kota Bekasi, Wagub Jabar Pastikan Telah Laksanakan Protokol Kesehatan
    Presiden Jokowi Bagikan BLT Untuk PKL Pasar Sederhana Bandung
    Wagub Jabar Janji akan Tindak Tegas Penambang Ilegal
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads