"/> Hati-hati, Uang Palsu Beredar jelang Ramadan - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda  
 
 
 
" />  
 
 
 
">  
 
 
 
">
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Hati-hati, Uang Palsu Beredar jelang Ramadan



    Hati-hati, Uang Palsu Beredar jelang Ramadan

    JuaraNews, Bandung – Meningkatnya transaksi dalam pemenuhan kebutuhan jelang Bulan Suci Ramadan, memicu praktik peredaran uang palsu (upal) di masyarakat.

    Karena itu, jajaran Polrestabes Bandung mengimbau agar masyarakat, khususnya kalangan pedagang di pasar-pasar tradisional untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai beredarnya upal.

    "Khususnya untuk para pedaganglebih waspada ketika menerima uang kertas nominal terutama pada malam hari. Sebagai antisipasi uang palsu," ujar Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana, Minggu (14/6/2015).

    Reny mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait peredaran upal di Kota Bandung. Karena itu, dia meminta warga segera melapor jika menemukan uang yang terindikasi palsu. Pihaknya telah melakukan langkah antisipasi untuk mendeteksi dan mencegah peredaran upal ini, dengan memaksimalkan fungsi satuan intel dan reserse.

    Kendati belum ada temuan dan laporan, menurut Renym, Kota Bandung besar diprediksi menjadi sasaran pengedar upal. Pasalnya, banyak warga dari luar yang keluar masuk Kota Kembang dengan berbagai kepentingan.

    "Peredaran upal bisa terjadi di mana saja. Kuncinya adalah, dilihat, diraba, diterawang. Dan tidak ada salahnya juga jika pedagang memiliki alat deteksi khusus untuk bisa mengetahui uang itu palsu atau tidak," tandas Reny. (*)

     
     
     
     

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    6 Warga Kota Bandung Positif COVID-19 varian Omicron
    Ini Kesiapan RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Omicron
    14 Warga Jabar Positif Covid-19 Varian Omicron, Gubernur Imbau Warga Waspada dan Jangan Panik
    JPU Menuntut Hukuman Mati dan Kebiri Terhadap HW Pemerkosa 13 Santriwati
    Polisi Berhasil Amankan Guru Pesantren Yang Setubuhi Santrinya
    Berita Terdahulu
    Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads