free hit counter code Selesai Uji Laik Fungsi, Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Siap Beroperasi Jelang Natal dan Tahun Baru - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Selesai Uji Laik Fungsi, Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Siap Beroperasi Jelang Natal dan Tahun Baru
(istimewa) Tol Cisumdawu seksi 2 dan 3 siap beroperasi jelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 mendatang

Selesai Uji Laik Fungsi, Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Siap Beroperasi Jelang Natal dan Tahun Baru

  • Jumat, 11 November 2022 | 00:09:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Sumedang – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) Seksi 2 dan 3 siap beroperasi. Uji Laik Fungsi (ULF) atas jalan tol itu telah dilaksanakan pada (01 dan 02/11/2022).


Dalam keterangan tertulis, Kepala BPJT, Kemen PUPR Danang Parikesit mengungkapkan kehadiran Jalan Tol Cisumdawu nantinya dapat memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung di Jawa Barat.


“Kehadiran Jalan Tol Cisumdawu nantinya dapat memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan membuka banyak peluang usaha baru di wilayah Jawa Barat khususnya di wilayah Cileunyi - Sumedang - Dawuan dan sekitarnya," ujar Danang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/11/2022).


Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 dikatakan Danang telah dilaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) dalam rangka memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan fasilitas perlengkapan jalan yang ada di ruas Jalan Tol.


“Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 telah dilaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) dalam rangka memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan fasilitas perlengkapan jalan yang ada di ruas Jalan Tol dapat terpenuhi dengan baik serta sesuai ketentuan dan kriteria yang berlaku, terutama aspek keselamatan lalu lintas,” papar Danang.


Pelaksanaan ULF sendiri, lanjut Danang, telah dilakukan pada pada Selasa (01/11/2022) dan Rabu (02/11/2022) terdiri dari Seksi 2 (Pamulihan - Sumedang) sepanjang 17,05 Km dan Seksi 3 (Sumedang - Cimalaka) sepanjang 4,05 Km oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.


Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Agung Hari Prabowo mengatakan dalam kegiatan ULF dilakukan pengecekan sesuai ketentuan dan kriteria teknis yang berlaku atas semua bagian-bagian jalan mulai dari perkerasan, struktur jembatan/flyover/underpass, termasuk fasilitas perlengkapan jalan yaitu PJU, rambu-rambu dan marka serta Gerbang Tol dan fasilitasnya. Dari hasil catatan atau rekomendasi Tim ULF akan dilakukan perbaikan di lapangan sebagai persyaratan sebelum difungsikan atau dioperasikannya Jalan Tol Cisumdawu.


PT CKJT selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan melakukan sosialisasi fungsional atau operasional Jalan Tol Cisumdawu kepada pengguna jalan. Diharapkan Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 sudah dioperasikan untuk mendukung Jalur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.


Kegiatan ULF terbagi menjadi tiga Sub Tim yaitu Sub Tim Pertama terdiri dari Ditjen Perhubungan Darat, Korlantas Polri dan Ditjen Bina Marga (Sub Direktorat Keselamatan dan Keamanan Jalan dan Jembatan) bertugas melakukan pemeriksaan terkait dengan bidang keselamatan dan manajemen lalu lintas. Sub Tim Kedua terdiri dari Ditjen Bina Marga (Sub Direktorat Pembangunan Jalan Bebas Hambatan), BPJT (Bidang Teknik) dan BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat bertugas melakukan pemeriksaan terkait sarana jalan dan jembatan serta bangunan pelengkap.


Selanjutnya Sub Tim Ketiga terdiri dari Ditjen Bina Marga (Sub Direktorat Operasi dan Pemeliharaan Jalan Bebas Hambatan, Sub Direktorat Pengadaan Tanah serta Bagian Keuangan, PBMN dan Barang Persediaan Bencana) dan BPJT (Bidang Operasi dan Pemeliharaan) bertugas melakukan pemeriksaan terkait dengan bidang operasi dan administrasi.(*)

Aep

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Johan J Anwari: Disabilitas Punya Hak yang Sama
Legislator Minta PPDB Zonasi Jadi Bahan Evaluasi
Cegah Bullying di Sekolah, Ini Tips Pencegahannya
Dinkes Sebut 2 Daerah di Jabar Kasus TBCnya Tinggi
Ridwan Kamil Sebaiknya Tetap di Jawa Barat

Editorial



    sponsored links