blog counter

Dirut BJB Disebut Perintahkan YKP Pecat Agus Mulyana, Pengacara Minta Hakim MA Periksa Bukti Video



Dirut BJB Disebut Perintahkan YKP Pecat Agus Mulyana, Pengacara Minta Hakim MA Periksa Bukti Video

JuaraNews, Bandung- Kuasa Hukum Agus Mulyana atau Dosen STIE Ekuitas yang dipecat YKP BJB, Kamaludin, SH. meminta majelis hakim mempertimbangkan dan memeriksa petunjuk hukum  yang diajukan kliennya berupa rekaman video.

 

Sejauh ini majelis hakim di Pengadilan Negeri Bandung dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat masih mengabaikan petunjuk hukum yang diajukan kepada pengadilan.

 

Kepada juaranews, Kamaludin mengatakan, ada petunjuk hukum yang harus diperiksa oleh majelis hakim sesuai ketentuan asas yang berlaku.

 

“Jelas dan pasti petunjuk hukum perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Yayasan Kesejahteraan Karyawan BJB (YKP BJB) dan Dirut Bank BJB belum diperiksa. Dan ada asas, ketika majelis hakim menemukan petunjuk hukum itu harus memeriksanya,” kata Kamaludin di Bandung, Rabu (26/10/2022).

 

Oleh karena itu, kata Kamaludin, pihaknya akan terus berjuang agar perkara perbuatan melawan hukum yang dilakukan YKB BJB dan Dirut Bank BJB.

 

“Bukan ngotot, namun ada petunjuk hukum yang kami ajukan dan belum diperiksa majelis hakim. Sepanjang ada upaya-upaya hukum untuk mencari keadilan, kami tidak akan berhenti dan terus berjuang,” kata Kamaludin.

 

Hal ini, kata Kamaludin, menjadi alasan Kliennya Agus Mulyana melakukan kasasi ke Mahkamah Agung untuk perkara yang diajukannya. Setelah ada putusan banding dari Pengadilan Tinggi Jawa Barat,

 

Katanya, pihaknya langsung melakukan kasasi. Perkaranya bahkan telah terdaftar dengan nomor registrasi Nomor 86/pdt/2022 tanggal 14 Oktober 2022. Kamal menambahkan, memori banding telah disampaikan pada 25 Oktober 2022.

 

Sebagaimana diketahui, Dosen STIE Ekuitas Agus Mulyana menguggat Yayasan Kesejahteraan Pegawai BJB Totong Setiawan dan Direktur Bank BJB Yuddy Renaldi karena memecat dari posisi sebagai dosen. Agus Mulyana saat itu sedang mengikuti seleksi komisioner OJK dan lolos untuk tahap satu.

 

Saat akan mengikuti tahap dua terkait penjaringan opini masyarakat, Agus malah dipecat dari jabatannya sebaga dosen STIE Ekuitas. Agus kemudian mengugat keduanya dengan gugatan melakukan perbuatan hukum.

 

Agus meyakini bahwa pemecatan dilakukan karena ada hubungannya dengan keikutsertaanya dalam seleksi komisioner OJK. Agus juga meyakini bahwa pemecatan dilakukan atas perintah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi.

 

Agus memiliki bukti atau petunjuk hukum terkait gugatannya itu, berupa rekaman video yang menjelaskan adanya pernyataan pemecatan dilakukan atas perintah Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi. (*)

ude

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads