blog counter

Hot News


Opini


    Sambo Akui Dua Hal dalam Kasus Tewasnya Brigadir J, Apa saja?

    • Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:51:00 WIB
    • 0 Komentar


    Sambo Akui Dua Hal dalam Kasus Tewasnya Brigadir J, Apa saja?
    Ahmad Taufan Damanik, Ketua Komnas HAM (Foto: Ist)

    JuaraNews, Jakarta – Komnas HAM akhirnya mendapatkan kepastian mengenai adanya rencana pembunuhan dan adanya upaya menghalang-halangi proses hukum yang dilakukan oleh aparat (obstruction of justice) dalam pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J.

     

    Fakta itu didapatkan seusai Komnas HAM memeriksa tersangka, Irjen Pol Ferdy Sambo di Rutan Mako Brimob beberapa waktu lalu.

     

    Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, kedua fakta itu diakui oleh mantan orang nomor satu di Divisi Propam Polri, Ferdy Sambo. Selain itu, Sambo pun mengakui bahwa dirinyalah yang melakukan hal tersebut.

     

    "Dia (Ferdy Sambo) mengakui dua hal. Dia yang merencanakan pembunuhan. Kedua, dia yang menjadi otak obstruction of justice dengan merusak TKP, menghilangkan barang bukti, membuat skenario seolah-olah ada kekerasan seksual di rumah dinas," ujar Ahmad Taufan Damanik kepada MPI, Sabtu (20/8/2022).

     

    Terkait siapa yang disuruh untuk menghilangkan barang bukti dan merusak CCTV dilingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo, Komnas HAM mengaku hal tersebut menjadi ranah penyidikan.

     

    "Kalau siapa saja yang dia perintahkan, tanya ke Timsus. Mereka kan sudah punya 60-an orang yang diperiksa, karena itu domain mereka lebih mendalam," terang dia.

     

    Selain itu juga, Taufan mengatakan bahwa Ferdy Sambo telah melakukan skenario untuk membuat kasus pembunuhan tersebut menjadi skenario tembak-menembak.

     

    "Kemudian terjadi tembak-menembak antara Barada E dan Joshua serta melakukan disinformasi. Itu dua hal pokok yang dia akui dalam pemeriksaan dengan kami," tegasnya. (*)

    Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads