blog counter

Hot News


Opini


    Dinilai Gara-gara OJK, Pemecatan Agus Mulyana Sebenarnya Dinilai YKP BJB Belum Patut



    Dinilai Gara-gara OJK, Pemecatan Agus Mulyana Sebenarnya Dinilai YKP BJB Belum Patut

     

     

    JuaraNews, Bandung –  Dosen STIE Ekuitas yang dipecat, Agus Mulyana, membeberkan bukti video rekaman yang terjadi saat dirinya dipecat dari tempatnya mengajar. Bukti tersebut adalah rekaman video saat ia didatangi oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank BJB (YKP BJB) H. Totong Setiawan dan Wakilnya Rudi Alvin Hidayat di kediamannya.

     

    Pertemuan yang berlangsung di garasi mobil kediaman rumah Agus Mulyana, terekam alat perekam yang bertujuan untuk keamanan di kediaman mantan Direktur Kepatuhan Bank BJB itu.

     

    ”Bukti ini adalah hasil rekaman kamera video yang ada dan terpasang di tempat tinggal penggugat, yang merupakan kamera pengamanan tempat tinggal pengugat,” kata Kamaludin, Kuasa Hukum Agus Mulyana, saat sidang lanjutan kasus tersebut, Kamis (23/6/2022).  

     

    Dalam percakapan di video tersebut terungkap, pemecatan Agus Mulyana diduga ada kaitannya dengan pendaftaran Agus Mulyana dalam seleksi komisioner OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Saat itu Agus Mulyana mengikuti seleksi OJK dan lolos di tahap I. Agus kemudian akan mengikuti seleksi tahap kedua, yang merupaka tahapan penjaringan masyarakat.

     

    Pada tahap ini, Agus justru dipecat dari posisinya sebagai dosen STIE Ekuitas. Hal ini berdampak pada proses seleksi Agus Mulyana yang kemudian berlanjut pada gugatan sang dosen ke Pengadilan Negeri Bandung.

     

    Dalam bukti percakapan rekaman video disebutkan adanya percakapan Totong Setiawan yang di antaranya mengatakan, “Saya itu Ngak Ngeh Pak. Jujur saya nggak ngeuh. Terus ngobrol ‘Ieu Cenah gara-gara OJK. Naon ieu teh gara-gara OJK. Saya kaget pak, Jujur aja kaget,”

     

    Totong juga mengatakan, “terus terang saya itu nggak ngeh itu masalah OJK, itu baru nyambung karena Pak Tedi (Direktur Kepatuhan) cerita,”

     

    Totong mengatakan, sebenarnya pemecatan terhadap Agus Mulyana tak layak atau belum patut, namun karena perintah Direksi Bank BJB ia melakukannya. Pada bagian lain Totong membuat pernyataan bahwa, “Kami makasih Pak diterima silaturahmi. Kami…Bapak juga sudah bisa membaca lah ya kami di posisi seperti apa disuruh seperti apa. Malah kami membahasakan tadi dibenturkan, bapak pun kasat mata mengiyakan..”

     

    Menimpali Totong, Alvin menambahkan bahwa banyak yang masih ragu dengan keputusan tersebut. “Kami terus terang, memang, ya direksi. Waktu itu nanyain seperti yang kita bilang ke bapak, tapi sejujurnya kami dan teman-teman masih ragu pak.” (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Pastikan Sistem Pelayanan Jemaah Haji Jabar Maksimal
    BPOKK Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyerangan yang Menewaskan Kader Demokrat
    Hari Keluarga Nasional, BKKBN Bantu NIB untuk Keluarga Akseptor KB
    Selama Pimpin Haji, Ridwan Kamil Pastikan Roda Pemerintah Jabar Tetap Berjalan Maksimal
    BKKBN Beri 8 Tips dan Langkah Cegah Stunting
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan BKKBN

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads