blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Konsekuensi Logis PPPK
    Konsekuensi Logis PPPK

    ADA dampak yang sangat signifikan dengan terbitnya surat Menteri PANRB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022.

    Sekda Jabar Resmikan Cafe PRSBK Binaan UPTD PRSBK Dinsos



    Sekda Jabar Resmikan Cafe PRSBK Binaan UPTD PRSBK Dinsos

     

    JuaraNews, BANDUNG BARAT – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja meresmikan Cafe PRSBK di kawasan UPTD PRSBK Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (3/6/22).

     

    Sesuai nama dan tempatnya, Cafe PRSBK merupakan binaan Panti Rehabilitasi Sosial Bina Karya, unit kerja di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang khusus menangani penyandang masalah sosial seperti gelandangan dan pengemis.

     

    Setiawan mengapresiasi Cafe PRSBK karena memberdayakan dan menyejahterakan warga binaan di UPTD PRSBK yang didominasi gelandangan dan pengemis. Terlebih yang menariknya adalah tagline dari kafe ini yaitu 'Murah Tapi Tidak Murahan', sehingga masyarakat pun akan penasaran untuk datang yang akan meningkatkan keuntungan kafe tersebut.

     

    “Ternyata kafe ini semua pegawainya adalah warga-warga binaan di sini yang dilatih. Yang saya senang di sini pegawai berhak juga menentukan hidupnya nanti,” ujar Setiawan Wangsaatmaja.

     

    Menurut Setiawan, dari sisi pengembangan SDM Cafe PRSBK di panti rehabilitasi ini sangat potensial. Bakat maupun keahlian para binaan panti dapat dibentuk di kafe ini dan mungkin nanti ketika bekerja di tempat lain.

     

    Selain meresmikan Cafe PRSBK, Setiawan yang didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar juga menyaksikan sidang isbat pernikahan lima pasangan serta khitanan warga binaan. Sekda juga bersilaturahmi dengan lima anak yang telah dikhitan pada 25 Mei lalu.

     

    "Isbat nikah ini merupakan hak dasar, bahwa pemerintah turun tangan dan hadir untuk memberikan hak dasar pelayanan sosial kepada seluruh warganya,” kata Setiawan.

     

    Setiawan berharap apa yang dilakukan UPTD PRSBK menjadi role model bagi UPTD lainnya. "Begitu banyak inovasi yang diinisiasi Dinas Sosial melalui UPTD-nya, tentunya akan menjadi program unggulan," kata Setiawan.

     

    Kepala UPTD PRSBK Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Iwan Darmawan menuturkan selain sama dengan nama lembaga, Cafe PRBSK juga memiliki kepanjangan 'Punya Rasa Sesuai Budget dan Kemampuan'.

     

    Kafe ini, kata Iwan, lahir berkat kerja sama Dinas Sosial dengan koperasi karyawati- karyawan Dinas Sosial. Kafe ini bisa terbuka untuk umum sehingga berpotensi mendatangkan untung. Nantinya pemda akan memiliki pendapatan melalui retribusi pemakaian kekayaan daerah.

     

    “Jadi nanti koperasi bayar retribusi ke Samsat Padalarang ini sah bisa dipakai untuk sifatnya profit,” imbuhnya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Cegah PMK, Pemkot Bandung Terus Lakukan Vaksinasi Hewan Ternak
    Kota Bandung Juara Umum MTQ Tingkat Jabar yang ke-9 Kalinya
    Kepala Sekolah SMKN 5 Bandung Diduga Lakukan Pungli Sumbangan Bangunan Sekolah
    Pansus V Serap Substansi Perda Perlindungan Perempuan
    Cukup KTP dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads