blog counter

Hot News


Opini


    Gubernur Ridwan Kamil: Ilmu Mampu Minimalisir Kebencanaan

    • Selasa, 25 Januari 2022 | 21:57:00 WIB
    • 0 Komentar


    Gubernur Ridwan Kamil: Ilmu Mampu Minimalisir Kebencanaan
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat mengukuhkan pengurus Forum Koordinasi Tagana Jabar Masa Bakti 2021-2024 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (25/1/2022). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, kebencanaan tidak bisa dipisahkan dari Provinsi Jabar. Jumlah kebencanaan di Jabar berada di angka 1.000 sampai 2.000 bencana per tahun.

     

    "1.000 sampai 2.000 bencana per tahun datang silih berganti dan berkarakter sesuai kondisi geografisnya," kata Kang Emil saat mengukuhkan pengurus Forum Koordinasi Tagana Jabar Masa Bakti 2021-2024 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (25/1/2022).

     

    Kang Emil menuturkan, mayoritas kebencanaan di Jabar merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. "Sebagai provinsi yang paling banyak sungainya dan berada di iklim tropis, maka mayoritas kebencanaan di Jabar berhubungan dengan air," ucapnya.

     

    Wilayah Jabar tengah ke utara yang bentuk geografisnya datar, bencana didominasi banjir. Sementara wilayah tengah ke selatan kebanyakan longsor karena geografisnya curam. "Mayoritas 2 urusan hidrologis itu, sisanya angin puting beliung, kebakaran dan lainnya," sebut Emil.

     

    Karena itu, keilmuan terhadap mayoritas kebencanaan tersebut harus jadi standar kompetensi. Dengan ilmu yang terkadang tidak murah, banjir akibat luapan Sungai Citarum misalnya, bisa diminimalisir. "Tapi kita tidak boleh takabur karena dengan global warming cuaca bisa kapan pun berubah," ucap Emil.

     

    Ilmu ini tentunya harus dimiliki oleh setiap anggota Tagana. Sebagai Pembina Utama Tagana Jabar, Emil meminta kepengurusan Forum Koordinasi Tagana Jabar untuk langsung bekerja tidak perlu adaptasi lagi karena sudah memahami situasi.

     

    "Saya titip langsung bekerja, tidak banyak beradaptasi lagi karena saya yakin sudah paham. Semoga tahun 2022, berita buruk kebencanaan berkurang," harapnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bank Dunia Perbarui Indikator Garis Kemiskinan, 13 Juta Jiwa Warga Indonesia Jatuh Miskin
    Jelang Sidang Perkara Ferdy Sambo, KY Siapkan Safe House untuk Hindari Intimidasi Pada Hakim
    Lindungi Hakim yang Sidangkan Perkara Sambo, KY Siapkan Skema Perlindungan
    Emak-emak Kejar Guru Ngaji yang Diduga Cabul Hingga ke Polsek
    Evakuasi Jasad Anggota MIT Poso yang Tewas Dalam Baku Tembak Terkendala Medan Berat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads