Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Tingkatkan Kunjungan Wisata, DPRD Jabar Minta Reaktivasi Jalur KA Bandung-Sumedang

    • Minggu, 2 Januari 2022 | 11:16:00 WIB
    • 0 Komentar


    Tingkatkan Kunjungan Wisata, DPRD Jabar Minta Reaktivasi Jalur KA Bandung-Sumedang

    JuaraNews, Bandung - DPRD Jabar meminta Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI melakukan reaktivasi jalur Kereta Api Rancaekek (Bandung) - Tanjungsari (Sumedang).




    Anggota Komisi IV DPRD Jabar Hasbullah Rahmad mengatakan jika reaktivasi jalur Kereta Api tersebut dilaksanakan nantinya dapat menghubungkan beberapa destinasi-destinasi wisata yang ada di Jawa Barat.



    "Sekarang untuk reaktivasi untuk Rancaekek Tanjungsari, reaktivasi ini dapat menjadi konektivitas dari beberapa wilayah terutama ke beberapa destinasi wisata," kata Hasbullah, Minggu (2/1/2021).



    Hasbullah mengungkapkan bahwa Kereta Api reaktivasi juga sebagai upaya untuk menyelamatkan jalur-jalur yang kini sudah tidak aktif. Apalagi kereta api merupakan salah satu alat transportasi yang nyaman dan banyak digunakan oleh masyarakat.



    "Apalagi banyak di Jawa Barat banyak jalur-jalur yang kini sudah tidak aktif, padahal  sudah ada sejak jaman dulu. Maka saya berharap reaktivasi ini beberapa jalur kereta api ini dapat terlaksana," ujarnya.

     

    Hal senada diutarakan, Anggota DPRD Jabar Jajang Rohana, Ia mengakui jika Kereta Api merupakan alat transportasi yang paling nyaman, namun demikian dirinya menyayangkan mengapa saat ini banyak jalur yang sudah ada dari jaman dulu dan sekarang tidak aktif.

     

    Jajang melihat, di wilayah Bandung Raya diprediksi beberapa tahun kedepan akan terjadi peningkatan kemacetan karena mobilitas masyarakat, dengan demikian Kereta Api dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan jika beberapa jalurnya di aktifkan kembali.

     

    "Terus juga mungkin, saya memikirkan dengan transportasi di Bandung Raya, jalan di Bandung banyak, saya pikir di Bandung Raya 10 tahun kedepan akan menjadi kemacetan yang lebih dari sekarang. Saya berharap rel rel kereta api dapat di reaktivasi, seperti Garut, Bandung, Ciwidey," katanya.

     

    Jajang juga meminta agar Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dapat mengoptimalkan angkutan barang berbasis rel, karena menurutnya resiko nya besar dan memakan waktu lama jika mengangkut barang terutama bahan pokok dan kebutuhan lain melalui jalur tol atau jalan arteri.

     

    "Mengenai perbaikan, mengapa ini angkutan barang tidak berbasis rel, karena berbahaya sekali jika melewati jalan biasa," tambahnya.

     

    Jajang juga mendorong agar jalur Banjar - Pangandaran kembali di aktifkan, karena itu merupakan jalur wisata yang jalur arteri nya sering terjadi kemacetan

     

    "Saya sangat mendorong juga dari banjar ke Pangandaran, karena ini jika diaktivasi ini, para wisatawan tidak akan merasakan kemacetan," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    IKA Muda Unpad Dukung Ridwan Kamil Jabat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara
    Gubernur Ridwan Kamil Pertimbangkan Bangun Kampung Inggris di Jabar
    Kena Sanksi dari PDIP lalu Minta Maaf, Arteria Dahlan Dilaporkan ke Polisi
    Dorong Melek Digital, Atalia Minta Ibu-ibu Jangan Curahkan Kekesalan di Media Sosial
    Kesbangpol Jabar Fokus Cegah Penyebaran Paham NII di Garut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads