Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Jabar Siap Kolaborasi dengan 33 Provinsi di Sektor Pariwisata Perdagangan Investasi

    • Selasa, 21 Desember 2021 | 21:42:00 WIB
    • 0 Komentar


    Jabar Siap Kolaborasi dengan 33 Provinsi di Sektor Pariwisata Perdagangan Investasi
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membuka Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi se-Indonesia WJ-TRIP di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Selasa (21/12/2021). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar membuka peluang kerja sama dengan 33 provinsi se-Indonesia dalam bidang pariwisata, perdagangan dan investasi.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, di masa pemulihan ekonomi saat ini, Jabar ingin berkontribusi positif dalam pembangunan nasional melalui kerja sama dengan 33 provinsi se-Indonesia.

     

    "Ekonomi tidak perlu dibatasi wilayah politik di mana ada suplai dan demand di situ terjadi kesejahteraan. Maka salah satu aspek yang harus dimaksimalkan adalah perdagangan antardaerah," ujar Ridwan Kamil saat membuka Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi se-Indonesia ‘West Java Tourism, Trade and Investment Partnership (WJ-TRIP)’ di Hotel Trans Luxury, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Selasa (21/12/2021).

     

    Kang Emil mengatakan, salah satu yang harus dimaksimlkan dalam forum tersebut adalah database daerah. Sebab data kebutuhan daerah ini memengaruhi keputusan yang akan diambil. "Good data good decision, bad data bad decision, no data no decision. Jadi kita mulai dari data dulu setiap dari kita butuhnya apa," kata Emil.

     

    Contoh kerja sama yang sudah terjalin, yaitu dengan Provinsi Sumatera Barat, di mana Jabar sudah mulai investasi penanaman 50 hektare jagung. Jabar sendiri saat ini membutuhkan banyak daging sapi dan telur untuk memenuhi kebutuhan hampir 50 juta warganya. Termasuk juga di sektor potensial Jabar lainnya yakni pariwisata.

     

    "Jadi mari kurangi kompetisi, perbanyak kolaborasi karena kita NKRI. Semoga dengan forum ini ada tindak lanjut kongkretnya yang nantinya berdampak kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

     

    Selain untuk meningkatkan kerja sama daerah, forum WJ-TRIP juga bertujuan meningkatkan cakupan dan kapasitas bisnis BUMD serta badan usaha bidang pariwisata, perdagangan dan investasi. Seperti kerja sama yang sudah terjalin antara PT Jaswita Jabar dengan PT Flobamor Nusa Tenggara Barat, di mana kedua belah pihak sepakat meningkatkan pemasaran, perdagangan dan pengembangan potensi pariwisata.

     

    Dalam forum itu juga telah ditandatangani kerja sama antara PT Agro Jabar dengan PT Citra Mandiri Jawa Tengah tentang kolaborasi pengembangan bisnis BUMD. Kemudian penandatanganan komitmen bersama antara Pemda Provinsi Jabar dengan 33 pemda provinsi se-Indonesia tentang sinergi dan kolaborasi pembangunan daerah bidang pariwisata, perdagangan dan investasi. "Komitmen kami Jabar juara juga harus jadi Indonesia juara," pungkas Emil. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Jabar Perbaiki 2.400 Rumah tidak Layah Huni di Garut
    Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Jabar Tetap Pertahankan Pasar Tradisional
    Jabar-Jatim Kerja Sama Kembangkan Inseminasi Buatan Sapi dan Industri Baterai Mobil Listrik
    Pemprov Jabar Kembangkan Wisata Religi Terkonsep
    Pemprov Dorong IKAPI Jabar Lakukan Digitalisasi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads