Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Masyarakat Terkesan Sudah Acuh, Yod Ingatkan Adanya Ancaman Gelombang ke-3

    • Rabu, 24 November 2021 | 10:00:00 WIB
    • 0 Komentar


    Masyarakat Terkesan Sudah Acuh, Yod Ingatkan Adanya Ancaman Gelombang ke-3

     

    JuaraNews, Bandung –  Anggota DPRD Jawa Barat H. Yod Mintaraga mengatakan, masyarakat jangan terlena dengan kondisi saat ini yang terkesan relatif aman dari ancaman Covid-19. Meskipun status kesiagaan di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat di level 2, namun harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan.

     

    Harapan itu disampaikan di Gedung DPRD Jabar dalam perbincangan dengan juaranews.com, Rabu (24/11/2021).

     

    Yod mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang lupa dengan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. Di sejumlah tempat, katanya, masyarakat terlihat seperti sudah acuh dengan protokol kesehatan. Hal ini, katanya, harus diingatkan kembali.

     

    Padahal, katanya, status kesiagaan dalam menghadapi Covid-19 masih dalam status level 2 atau level 3. “Terkesan mereka sudah bebas dari Covid-19. Kemana-mana tak pakai masker. Lalu berkerumun. Status pandemic belum dicabut. Harus ingat itu,” katanya merasa prihatin.

     

    Bahkan, kata Yod, sejumlah epidemiolog mengingatkan akan bahayanya gelombang ketiga. Di sejumlah negara, katanya, gelombang ketiga ini telah terjadi dan lebih ganas. “Karena itu kita harus tetap waspada, hati-hati, dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Yod.

     

    Ancaman gelombang ketiga yang dikhawatirkan, katanya, semakin muncul saat penyelenggaraan perayaan natal dan tahun baru (Nataru). Dikhawatirkan serangan virus Covid-19 di perayaan Nataru ini kembali meningkat. “Karena itu harus diantisipasi,” katanya.

     

    Yod juga mengingatkan pemerintah untuk tidak kendor melakukan pengawasan dan penindakan terhadap masyarakat. Di sejumlah tempat keramaian, seperti pusat-pusat perbelanjaan, supermarket, tempat hiburan, sudah seperti kondisi normal lagi. Hal ini harus diantisipasi, misalnya dengan pemeriksaan yang ketat dan fasilitas untuk menjalankan protokol kesehatan tetap tersedia. “Dan berfungsi tentunya. Banyak tempat keramaian yang fasilitas cuci tangan atau handsanitezer malah tak berfungsi,” katanya.

     

    Yod mengingatkan kepada masyarakat untuk tak menyepelekan masalah Covid-19 ini. Ia mengatakan, dirinya pernah menjadi terkontaminasi virus Covid-19 dan dirawat selama hampir sebulan. Ia mengajak untuk menjaga kesehatan dan berpola hidup sehat.

     

    “Saya bicara seperti ini karena saya sendiri pernah positif Covid-19. Untuk mengajak untuk bersikap sehat, selalu menjalankan protokol kesehatan,” pungkanya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yosa Dorong Pengembangan Desa Digital di Jawa Barat
    Yosa Sambut Baik Pernyataan Pers AHY Soal Penolakan PTUN Atas Gugatan Moeldoko
    Yosa Terima Audensi Pansus Perda Sampah DPRD Kabupaten Bandung
    Hari Guru Nasional, Anggota DPRD Jabar  ini Minta Pemerintah Perhatikan Guru Honorer
    Antisipasi Covid-19 Gelombang Ketiga Toto Purwanto Sandi Imbau Masyarakat Tak Abai Prokes
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads