Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Gubernur Ridwan Kamil: Kesejahteraan Buruh dan Industri Harus Adil

    • Selasa, 16 November 2021 | 21:32:00 WIB
    • 0 Komentar


    Gubernur Ridwan Kamil: Kesejahteraan Buruh dan Industri Harus Adil
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Konferda IX DPD KSPSI Jabar periode 2021-2026 di Hotel Bumi Makmur Indah, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/11/2021). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar berkomitmen memberikan kesejahteraan kepada para buruh. Namun pemberian kesejahteraan ini harus tetap mengikuti azas keadilan.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, kesejahteraan antara buruh dan industri harus dilakukan secara adil. Hal ini sesuai dengan Sila Kelima dalam Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

     

    "Jadi rasa adil itu yang diperjuangkan, dan itulah mengapa saya hadir datang saya sebagai pemimpin saya mencoba menyeimbangkan keadilan antara industri dan perjuangan buruh," kata Ridwan Kamil dalam acara Konferda IX DPD KSPSI Jabar periode 2021-2026 di Hotel Bumi Makmur Indah, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/11/2021).

     

    Keadilan yang dijunjung inilah yang membuat investasi di Jabar tinggi. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, realisasi investasi periode Januari hingga September 2021 adalah Rp107,23 triliun atau naik Rp20,90 triliun dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

     

    Angka realisasi investasi Jabar sudah mencapai 84,21 persen dari target yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yakni Rp127,34 triliun. Dari realisasi investasi yang dicapai, ada sebanyak 23.749 proyek yang datang ke Jabar berhasil menyerap sebanyak 87.766 tenaga kerja baru.

     

    Angka ini diprediksi akan terus meningkat menyusul pembangunan yang masih terus dilakukan di Jawa Barat. Sehingga pembangunan yang dilakukan ini juga diharapkan bisa ikut mengerek kesejahteraan masyarakat termasuk buruh.

     

    "Sistem ekonomi pembangunan di Jawa Barat kami berharap di masa depan kesejahteraannya juga maksimal sesuai sila kelima keadilan sosial," ujar Emil.

     

    Emil juga berharap agar para buruh bisa menjadi mitra strategis dari Pemda Provinsi Jawa Barat. "Oleh karena itu SPSI saya doakan lancar di kepemimpinan yang baru akan menjadi mitra yang strategis terhadap hal-hal yang saya tidak paham," katanya.

     

    UMP 2021 Jabar ada di angka Rp1.810.351 dan pada pembahasan 2020 lalu tercatat UMK di 17 kab/kota mengalami kenaikan, sisanya tetap. Pemprov Jabar sendiri saat ini sedang menggodog besaran upah minimum (UMP) 2022 yang akan jadi basis penentuan upah minimum kabupaten/kota (UMK). Sesuai PP 36 tahun 2021, UMP harus diumumkan paling lambat 21 November dan UMK 30 November 2021. Berbeda dengan tahun lalu, besaran UMP 2022 ditetapkan berdasarkan instrumen dari BPS yang disampaikan Kementerian Tenaga Kerja ke gubernur. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Content Creator Diingatkan untuk Terus Berpikir Kreatif tapi Tetap Jaga Etika
    Hyundai Creta Produk Terlaris di GIIAS 2021, Kini Hadir di Kota Bandung
    Buka Jabar Motekar di Yogyakarta, Ridwan Kamil: Awal Sebuah Semangat Kebudayaan
    UMK 2022 9 Kabupaten di Jabar tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya
    Summarecon Bandung Raup Rp161 Miliar dari Penjualan Kaveling Residensial Eksklusif
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads