Daftar Pemain


    Editorial


      Hot News


      Jadwal Liga


        Ini Kunci Kesuksesan Persib Sapu Bersih Kemenangan di Seri Kedua

        • Sabtu, 6 November 2021 | 00:54:00 WIB
        • 0 Komentar


        Ini Kunci Kesuksesan Persib Sapu Bersih Kemenangan di Seri Kedua
        Geoffrey Castillion dan kawan-kawan merayakan gol ke gawang Persela pada laga pamungkas Persib di Seri Kedua Liga 1 2021-2022, Kamis (4/11/2021) malam. (tribunjabar)

        JuaraNews, Bandung – Tim Persib Bandung sukses menyapu bersih kemenangan di 5 laga Seri Kedua Liga 1 2021-2022.

         

        Kemenangan terakhir Maung Bandung diraih pada laga Pekan 11 kontra Persela Lamongan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (4/11/2021) lalu. Poin sempurna 15 poin diraih tim asuhan Pelatih Robert Rene Alberts dari 5 laga yang dilakoni sepanjang Seri Kedua. Dari 5 laga tersebut, Wander Luiz dan kawan-kawan mengoleksi 13 gol dan hanya kemasukan 3 gol, dengan 2 laga tanpa kebobolan.

         

        Tambahan 15 poin tersebut menempatkan Maung Bandung di posisi pemuncak klasemen sementara dengan total 25 poin dari 7 menang dan 4 imbang. Poin Persib sama dengan raihan Bhayangkara FC yang baru akan melakoni laga ke-11 pada Sabtu (6/11/2021) ini, namun Maung Bandung unggul selisih gol.

         

        Namun hasil positif terset ternyata tak terlalu mengejutkan bagi Coach Robert Alberts. Menurut Robert, pencapaian pasukannya di Seri Kedua merupakan hasil evaluasi dari 6 penampilan di Seri Pertama. Dari 6 laga tersebut, Persib hanya meraih 10 poin dari 2 kemenangan, dan 4 hasil imbang. Saat menutup Seri Pertama, Persib hanya mengoleksi 6 gol dan kebobolan 4 gol.

         

        Ketika itu, 6 gol Persib dicetak oleh para gelandang, yakni Mohammed Rashid (2), Bechkam Putra Nugraha (2), dan Marc Klok (1), sedangkan  1 gol lagi tercipta karena bunuh diri pemain lawan. Hasil Seri Pertama tersebut sangat kontras dengan Seri Kedua. Dari 13 gol Maung Bandung, 7 di antaranya dicetak para striker, yakni Wander Luiz (4), Geoffrey Castillion (2), dan Ezra Walian (1). Lalu sisanya dicetak para gelandang, yakni Mohammed Rashid (3), Febri Hariyadi (2), dan Erwin Ramdani (1). Dengan demikian, di Seri Kedua ini semua penyerang Persib telah mencetak gol.

         

        Setelah melakukan evaluasi internal, sebut Robert, pihaknya mencanangkan target tinggi di Seri Kedua. Target tinggi dicanangkan karena Robert percaya dengan kualitas timnya.

         

        "Hasil di Seri Kedua ini bukanlah sebuah kejutan. Kami tahu kekuatan tim ini. Kami juga tahu perlahan striker kami mulai kembali (mencetak gol)," kata Robert dalam sesi konferensi pers seusai laga kontra Persela, Kamis (4/11/2021) malam.

         

        Robert mengungkapkan, apa yang dilakukan tim pelatih dan pemain untuk membangun kekuatan tim di Seri Pertama berjalan baik. Hasil kerja keras tim pun akhirnya berbuah manis pada Seri Kedua.

         

        "Itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan. Tapi, saya ingin menyatakan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh tim pelatih (di Seri Pertama) adalah untuk membangun dasar dari sebuah tim sehingga di seri kedua ini kita bisa melihat hasilnya," jelasnya.

         

        Robert menjelaskan, saat Seri Pertama hasil kurang memuaskan didapatkan Persib pada 4 laga terakhir yang berujung imbang. Padalah di 2 laga awal, timnya sukses meraih kemenangan. Namun, Robert menyebut hasil tersebut wajar didapat. Apalagi, selama 1,5 tahun pemain tak merasakan kompetisi. Selain itu, Supardi Nasir dan kawan-kawan juga tak menjalani pramusim dengan baik  karena terkendala aturan PPKM di masa pandemi Covid-19 ini.

         

        "Saat mendengar Liga akan dimulai lagi, kami masih berada di masa PPKM. Jika anda melihat Persib, saat itu, kami belum mendapat tempat untuk berlatih. Ketika klub lain melanjutkan latihan dan mempersiapkan diri, kami tidak bisa melakukannya. Untuk berlatih dalam sebuah tim, kami baru melakukannya 2 pekan sebelum Liga dimulai," papar Robert.

         

        Menurut pelatih asal Belanda tersebut, setelah tidak bermain di laga kompetitif selama 1,5 tahun, waktu persiapan selama 2 pekan tidak cukup untuk menjalani pertandingan di Liga. Selain itu, para pemain juga baru bergabung dan tidak pernah ada kesempatan berlatih bersama. Robert menyebut, dengan sistem kompetisi yang berbeda saat ini, hal tersebut itu semua bukan hal mudah dilakukan.

         

        "Kami bertanding dengan sistem bubble to bubble (gelembung), bukan kandang-tandang. Jadi 6 laga awal kami seperti masa pramusim. Ini bukan hanya terjadi pada kami, tapi juga sejumlah klub lainnya," ucapnya.

         

        Tantangan lain yang dihadapi Pangeran Biru adalah kondisi striker yang mengalami gangguan kesehatan. Wander Luiz yang masih pemulihan seusai cedera di Piala Menpora. Begitu juga dengan Geoffrey Castillion pun mengalami serangkaian kendala kesehatan.

         

        "Jadi ini sudah jelas, kami menjadikan 6 laga awal untuk membentuk dasar yang kemudian menjadikan kami tim yang solid di Seri Pertama. Pembentukan dasar itu sedikit terlambat. Tapi para striker kami sudah kembali dari cedera juga mulai bugar," pungkas Robert. (*)

        jn

        0 Komentar
        Tinggalkan Komentar
        Cancel reply
        0 Komentar
        Tidak ada komentar
        Berita Lainnya
        Kalah 0-1 oleh Arema FC, Robert Alberts Soroti Buruknya Kinerja Lini Tengah Persib
        Robert Alberts Kecewa Berat Persib Gagal 2 Kali Rebut Puncak Klasemen
        Kalah 0-1, Gagal ke Puncak Klasemen, Persib Tergusur Arema FC
        Babak I, Persib Masih Tertinggal 0-1 dari Arema FC
        Ini Susunan Pemain Persib Bandung vs Arema FC
        Berita Terdahulu
        Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021
        walikota

        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Bhayangkara FC 14 30
        2 Arema FC 14 29
        3 Persib Bandung 14 28