Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Kelopakindonesia.Id Audiensi dengan DPRD Jabar, Ini Penjelasannya

    • Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:27:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kelopakindonesia.Id Audiensi dengan DPRD Jabar, Ini Penjelasannya

     

    JuaraNews, Bandung - Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati mengapresiasi hadirnya media kelopakindonesia.id. kehadiran media ini dipastikan dapat menambah wawasan masyarakat terkait pertanian dan pertenak di Jabar.


    "Saya mengapresiasi hadirnya kelopakIndonesia.Id hadir di tengah-tengah pandemi Covid-19 untuk melakukan pemberitaan yang kosen mengurusi pertenak dan pertanian di Jabar," ujaranya, saat audisi dengan jajaran kelopakindonesia.id. di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jum'at (15/10/2021).


    Rahmat Hidayat Djati mengatakan kelopakindonesia.Id kedepan harus menjadi pilihan dan refrensi utama masyarakat. apalagi Jabar merupakan salah satu wilayah lumbung pangan nasional.


    Maka dari itu, Politisi Partai Keadaan Bangsa (PKB) mengatakan pihaknya siap melakukan sinergisitas, pasalnya, saat ini minimanya media yang konsen terhadap pemberitaan pertanian ditengah pesatnya pembangunan industri.


    "Sehingga Jabar perlu branding setelah banyak pembangunan industri, seolaho pertanian jadi redup padahal basis kita masih disitu daerah kita pertanian dan peternakan," tandasnya.


    Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Kelopakindonesia.id Fanny Achmad Sofyan mengatakan hadir kelopakindonesia.id guna menjawab kebutuhan informasi dan menjawab tantangan zaman. Pasalnya, pertanian ini merupakan sebagai agraris karena ketahan pangan ada disitu.


    Dia mengungkapkan, kelopakindonesia.id juga sebagai wadah untuk mengadvokasi petani dalam memasarkan produk-produk pertanian untuk dipasarkan kepada masyarakat luas.Selain itu, pihaknya juga sudah memiliki produk UMKM binaan, seperti ternak lele yang sudah tersebar di beberapa kota/kabupaten di Jabar. "Awalnya kita membuat serikat petani peternak bidangnya disitu. Jadi sebuah arensi tanpa media itu hanya cerita lalu saja. Kedepanny kita bergerak khusus tv digital khusus pertanian, radio yang menjembati para petani," tandasnya.

     

    Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Serikat Petani Peternakan (SPP) Jawa Barat, Kurnia Nugraha, dia mengatakan pihaknya akan melakukan sinergisitas dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu program pemerintah di bidang perikanan dan peternakan.


    "Kita (Serikat Petani Peternakan SPP Jabar) kedepan akan bermitra dengan Dinas Perikanan dan Kelautan atau Dislutkan Jawa Barat untuk mensukseskan dan menjalankan program pemerintah," tandasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tinjau Banjir Bandang di Garut, Wagub Jabar Janji Segera PerbaikI Jembatan yang Putus
    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    Pengurus AMSI Jabar Dilantik, Gelar Seminar Media Siber: Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya
    Pesan Ridwan Kamil untuk Pemuda menuju Indonesia Emas 2045
    Gubernur Ridwan Kamil Dorong Masjid Kembangkan Kencleng Digital
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads