Hot News


Opini


    Disrupsi Covid-19 dan Industri 4.0, Gubernur Jabar Minta Camat Harus Cepat Adaptasi

    • Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:25:00 WIB
    • 0 Komentar


    Disrupsi Covid-19 dan Industri 4.0, Gubernur Jabar Minta Camat Harus Cepat Adaptasi
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menjadi pembicara kunci pada Rakor Kecamatan se-Jawa Barat yang dilakukan secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (19/8/2021). (humas pemprov jabar)

     

    JuaraNews, Bandung  - Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil meminta para Camat agar bergerak cepat dan beradaptasi dalam menjalankan kebijakan pemerintah. Hal ini perlu dilakukan mengingat saat ini ada dua disrupsi yang sedang terjadi, yakni pandemi Covid-19 dan revolusi industri 4.0.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara kunci pada Rakor Kecamatan se-Jawa Barat yang dilakukan secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (19/8/2021).

     

    "Bapak ibu sekarang menjadi camat saat disrupsi ada dua. Satu disrupsi 4.0, dan dua disrupsi Covid-19. Setiap camat harus mampu bergerak cepat beradaptasi," kata Emil.


    Menurut Gubernur, secara khusus ada 3 tugas camat agar jadi pemimpin yang baik. Pertama, harus bisa membawa rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Kedua, camat harus mampu mengakselerasi kemajuan. Ketiga, camat harus membawa perubahan bagi daerah yang dipimpin.


    "Artinya camat harus turun ke lapangan. Misalnya yang muslim turun subuh berjamaah terus mengawal mungkin 50 persen di lapangan 50 persen di ruangan," imbuhnya.


    Gubernur juga berpesan agar para camat aktif berkomunikasi dengan masyarakat lewat media sosial. Langkah ini untuk menyesuaikan dengan era industri 4.0 di mana komunikasi mulai bisa cepat dilakukan lewat saluran digital.


    "Harus rajin menjawab pertanyaan-pertanyaan di media-media sosial. Sekarang revolusi 4.0 komunikasi sudah bergeser tidak lagi tatap muka tapi dengan digital. Jadi semua camat ini harus mahir dalam menjawab menggunakan Twitter, Instagram, YouTube dan lain-lain," tutup Emil. (*)

    Oleh: ude gunadi / jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bangkitkan Pariwisata Baduy dengan Kearifan Lokal
    Ketua MK:  Hanya Bentuk Negara yang tak Diubah dalam Amandemen UUD 1945
    Gubernur Jabar Usulkan Prof Mochtar Kusumaatmadja jadi Pahlawan Nasional
    Ketua KPID Jawa Barat : Peran Generasi Milenial dalam Content Creator Sangat Penting
    Sarbumusi-NU Jabar Silaturahmi dengan Wakil Bupati dan Kapolres Garut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads