Hot News


Opini


    DPRD Jabar Minta Pemprov Perhatian Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

    • Minggu, 8 Agustus 2021 | 10:09:00 WIB
    • 0 Komentar


    DPRD Jabar Minta Pemprov Perhatian Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
    Sekretaris Komisi I DPRD Jabar, Sadar Muslihat Humas DPRD Jabar

     

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota di Jawa Barat diminta untuk memberikan perhatian serius kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam mengakses pendidikan.


    Demikian disampaikan, Sekretaris Komisi I DPRD Jabar, Sadar Muslihat di sela melakukan silaturahmi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Purnama Cipanas, Kabupaten Cianjur belum lama ini.


    "Terlebih bagi lulusan di sekolah luar biasa (SLB) saat akan menuju jenjang pekerjaan," ujar legislator Fraksi PKS ini, Minggu (8/8/2021).


    Ia pun berharap, pemerintah provinsi maupun daerah di Jabar bisa membuat regulasi terkait dengan memberi ruang kepada siswa atau lulusan disabilitas untuk mendapat peluang bekerja di dunia kerja layaknya orang secara normal


    "Sejumlah program penanganan sosial terhadap anak berkebutuhan khusus itu, justru dinilai lebih banyak digerakan oleh masyarakat ketimbang pemerintah," kata Sadar.


    Bahkan, karena banyak digalakkan swasta atau yayasan, mereka cenderung masih memiliki keterbatasan anggaran dalam mengembangkan dan meningkatkan keterampilan para siswa SLB tersebut.


    “Pada saat saya melakukan kunjungan ke SLB Purnama Cipanas ini, justru mereka itu menyampaikan keluhannya terkait dengan masih terbatasnya ruangan-ruangan khusus keterampilan bagi para siswa SLB. Makanya saya nanti akan dorong dan sampaikan ke pemerintah, supaya ada perhatian,” ucap Sadar.


    Tak hanya itu, ia juga menyerap aspirasi terkait dengan kesejahteraan tenaga pengajar di SLB ini. Sehingga memang harus didorong pula agar para guru di SLB ini dapat terus memberikan pengajarannya ke siswa ABK ini.


    “Para guru di sini bukan hanya mengajar secara teori biasa, tetapi juga melatih keterampilan siswa untuk tetap bersekolah dengan maksimal. Makanya harus kita dorong itu,” ujarnya.


    Sementara itu, Ketua Yayasan Purnama Cipanas, Mayor (Purn) Kudori mengatakan, pihaknya sangat berharap bahwa pemerintah provinsi dan daerah bisa lebih memperhatikan sekolah luar biasa ini secara maksimal.


    “Kami di sini butuh perhatian dari pemerintah, baik pusat, provinsi, khususnya daerah. Karena di sini bukan hanya mengajar seperti guru pada umumnya, namun memberikan keterampilan khusus bagi mereka anak-anak istimewa ini,” kata Kudori.


    Bahkan menurutnya, masih banyak kekurangan-kekurangan di sekolah luar biasa ini kaitan dengan fasilitas sekolah untuk para siswanya. Seperti kurangnya ruangan belajar, ruang keterampilan, dan masih dibutuhkannya tenaga pengajar yang memiliki skill khusus untuk mengajar siswa SLB.

     

    “Kami harapkan sekolah luar biasa ini terus berjalan dan maju sehingga bisa menghasilkan para peserta didik atau siswa lulusan SLB disini nantinya tidak tergantung orang tua bahkan orang lain, alias bisa mandiri,” pungkasnya. 
    (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ketua MK:  Hanya Bentuk Negara yang tak Diubah dalam Amandemen UUD 1945
    Gubernur Jabar Usulkan Prof Mochtar Kusumaatmadja jadi Pahlawan Nasional
    Ketua KPID Jawa Barat : Peran Generasi Milenial dalam Content Creator Sangat Penting
    Sarbumusi-NU Jabar Silaturahmi dengan Wakil Bupati dan Kapolres Garut
    Pendukung Moeldoko Mulai Rontok, Kubu KLB Mencabut Gugatannya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads