Hot News


Opini


    Kepada Yosa Octora, Warga Keluhkan Tipisnya Peti Mati Penderita Covid-19



    Kepada Yosa Octora, Warga Keluhkan Tipisnya Peti Mati Penderita Covid-19

     

    JuaraNews, Bandung – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pituin asal Kuningan Yosa Octora Santono melaksanakan sosialisasi penanganan Covid-19 kepada masyarakat ke beberapa desa. Sosialisasi di antaranya  dilaksanakan di Dusun Sukaraja Desa Sukarapih Kecamatan Cibeureum, belum lama ini.

     

    Sosialisiasi dilaksanakan  untuk lebih luas lagi pemahaman  tentang penanganan Covid-19 karena di tingkat desa informasi semacam ini jarang tersampaikan. Dalam pertemuan tersebut masyarakat mengeluhkan kualitas peti jenazah yang  tipis sehingga khawatir ketika tanah sudah ditimbun akan jebol kebawah.

     

    Masyarakat juga mengeluhkan  bantuan Rp 15 jt dari Kemensos untuk ahli waris Pasien Covid-19 yang ramai sampai sekarang, padahal sudah diperbaharui oleh Kemensos bahwa bantuan tersebut dibatalkan karena anggaran pusat tidak mencukupi. “Jadi  tidak ada lagi bantuan senilai 15 jt,” kata Yosa dalam pertemuan tersebut.

     

    Namun, katanya, ada bansos berupa uang tunai dari Kemensos BST yngg dirapel bulan Mei, Juni, dan Juli sebesar 600rb. Masyarakat dan perangkat desa mengapresiasi sosialisasi ini. Mereka berterima kasih kepada Yosa sebagai legislator muda yang duduk di komisi 1 DPRD Jabar karena sangat bermanfaat.

     

    Yosa berharap warga jangan takut untuk divaksin. “Mudah-mudahan semuanya sehat dan Covid-19 hilang segera,” katanya.

     

    Ia meminta pemerintah desa memaksimalkan anggaran minimal 8% dari dana desa untuk penanganan Covid-19 di desa. Ia juga meminta unruk meningkatkan kekompakan kembali Satgas Desa.

     

    Terkait bantuan alat penunjang kesehatan dari Jawa Barat,  Yosa telah mengaku berkoordinasi dan mendorong beberapa stakholder, salah satunya BPBD Jabar dan Dinas Kesehatan Jabar dan telah mengirimkan bantuan alat penunjang kesehatan untuk Kabupaten Kuningan. Masyarakat atau perangkat desa dapat mengajukan permohonan bantuan alat kesehatan tersebut kepada BPBD Kuningan dan Dinkes Kuningan melalui surat resmi dan call center dinas terkait, di antaranya  BPBD Jabar : Baju Hazmat, Hansanitizer, Masker Medis, Masker Evo, Suplemen, Kantong Mayat.

     

    Sedangkan Dinkes Jabar melayani: Panbio Covid 19 AG Rapid Tdevice 25tNP , APD Set, Masker KN95, Oseltamivir 75Mg. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sugianto Nangolah Sambut Baik Pembahasan Rapat Paripurna Terkait Perda Desa Wisata
    PPKM Diperpanjang, Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Patuh
    Sugianto Nangolah: Perpanjangan PPKM Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19
    Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19
    PPKM Darurat, SBH: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads