"/> Mencari Talent Kita untuk Jadi Juara - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda  
 
" />  
 
">  
 
"> web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Mencari Talent Kita untuk Jadi Juara
    dokumentasi

    Mencari Talent Kita untuk Jadi Juara

    PELAJARAN kelas saya dua hari dari seorang teman yang benar-benar mendalami psikologi yang dalam konteks untuk menjadi juara, perlu memahami hal ini secara mendalam. Kenapa demikian? Karena relevan dengan apa yang hendak dicapai dalam keberhasilan setiap individu dalam bidang yang mereka pilih.

    Kemarin saya juga ditanya oleh salah satu anak binaan GIMB Foundation yang benar-benar ingin menjadi juara dalam bidang yang mereka pilih, yaitu menjadi entrepeneur sukses dalam konteks yang selama ini selalu ditekankan di GIMB Foundation yaitu mendapatkan profit, people, planet, serta sustainability, dan terus tumbuh dan berkembang dari skala bisnis  mikro, kecil, menengah, dan besar. Saya menjadi teringat materi dari teman tadi, yaitu bicara tentang talent.

    Untuk menjadi juara, seseorang harus mencapai keunggulan bersaing atau competitive advantage dibanding esaing lainnya. Competitive advantage tersebut sangat diperlukan ketika perubahan lingkungan bisnis dan salah satunya adalah para pesaing yang terus belajar, belajar, dan belajar untuk mencapai keunggulan dalam “pertempuran” bisnis yang mereka juga terlibat di dalamnya. Termasuk juga dengan bidang lainnya.

    Bicara tentang competitive advantage, banyak faktor yang diperlukan agar bisa mencapainya. Competitve advatage diupayakan bisa didapat melalui belajar, belajar dan belajar, kemudian, menerapkan strategi dalam menjalankannya dan lain-lain.

    Sebagai contoh, seorang entrepeneur untuk menjadi juara, mereka selalu belajar dengan memperbaiki diri dan terus juga bekerja sepenuh hati. Total football yang sering diucapkan mereka dalam bekerja. Fokus dalam bekerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh entrepeneur itu sendiri. itu adalah beberapa hal yang dilakukan oleh entrepeneur untuk mencapai tujuan mereka.

    Demikian juga dengan aktivitas mereka dalam lingkungan yang memang mendukung untuk menjadi juara dalam bisnis. Berbagai perkumpulan dan asosiasi yang diikuti untuk menjadi entrepreneur sukses diikuti. Ada Hipmi, ada Kadin dan lain-lain membentuk networking mereka dalam menjalankan bisnis, sharing pengetahuan, keterampilan dan peluang bisnis menjadi hal yang sangat berharga untuk mencapai tujuan dan bahkan menjadi juara dalam bisnis.

    Setelah melihat dan menganalisa para entrepeneur sukses, rupanya ada satu faktor lagi yang perlu menjadi perhatian seorang entrepeneur untuk menjadi juara. Apa itu? Hal ini relevan dengan talent atau bakat mereka terhadap apa yang dipilih berupa bisnis ataupun aktivitas tersebut.

    Talent merupakan aspek yang berada dalam diri seorang individu. Talent tersebut seringkali disebut orang dengan bakat yang berada dalam diri mereka. Ada talent yang terlihat, akan tetapi, ada juga yang terpendam dan tidak terlihat keberadannya oleh individu tersebut. Padahal, kalau bakat ini diketahui, dan dimanfaatkan untuk menjadi juara, akan dahsyat dampakanya kepada pencapaian tujuan tersebut, apalagi untuk menjadi juara dalam bidang mereka.

    Dengan adanya talent, setiap individu bisa mencapai tujuan mereka menjadi juara dengan lebih mudah. Dalam artian, ada pontensi diri yang tinggal dikembangkan dalam setiap individu dan mereka akan jauh lebih mudah menggapai tujuan tersebut. ingat. Dalam proses pencapaian tujuan, mereka  menghadapi banyak masalah.

    Kemudian, berbagai kemudahan seseorang untuk mencapai tujuan. Kemudahan ini berimplikasi kepada bagaimana setiap individu memiliki kecepatan dan semakin dekat kepada tujuan yang dicapainya.

    Oleh karena itu, individu tersebut akan memiliki value yang jauh lebih besar dibanding orang yang menjalankan aktivitas bisnis mereka yang tidak berdasarkan kepada talent mereka.

    Sekarang, bagaimana baiknya? Marilah kita menggali bakat yang ada pada diri sendiri. penggalian bakat ini akan mendapatkan nilai sampai pada bakat terpendam bagi setiap individu. Bakat terpendam ini memiliki potensi yang luar biasa, akan tetapi, membutuhkan upaya yang tidak gampang. Oleh karena itu, perlu mendapatkan bantuan dari teman-teman psikologi yang memiliki tool untuk membantu mengetahui talent ini.

    Selanjutnya adalah bagiamana mengembangkan talent tersebut dan menyelaraskan dengan tujuan yang hendak dicapai. Keselarasan ini penting agar tetap fokus pada apa yang hendak dicapai. Pengembangan talent ini juga bisa sharing dengan teman-teman psikologi.

    Pengalaman yang dirasakan ketika sudah menemukan talent, luar biasa. Pengembangan bakat tersebut dapat dilakukan dengan fokus pada bidang tersebut. Fokus dapat membuat pencapaian atas apa yang diharapkan dapat berjalan dengan baik dan bahkan lebih cepat sehingga nilaipun menjadi tinggi di mata stakeholder.  

    Sekarang, para calon juara perlu memperhatikan talent yang ada pada diri agar kualitas juara menjadi lebih tinggi dan kecepatan untuk menggapainya akan lebih baik. sukses buat kita semua dan terus berupaya untuk menjadi juara. (*)

    Meriza Hendri

    Pembina GIMB Foundation

     
     

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa KKN UPI Gelar Pelatihan Menyikat Gigi
    Oded M Danial: Dirgahayu Paguyuban Pasundan
    Jabar Minta Penambahan Kuota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil

    Editorial