Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Komisi V Ingatkan Pendidik yang Belum Divaksin Tak Laksanakan PTM



    Komisi V Ingatkan Pendidik yang Belum Divaksin Tak Laksanakan PTM

     

    JuaraNews, Bandung - Komisi V DPRD Jabar mengingatkan kepada seluruh pendidik maupun tenaga pendidikan agar tidak nekat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebelum divaksin.


    Anggota Komisi V DPRD Jabar, Yod Mintaraga mengungkapkan, jika pendidik maupun tenaga pendidikan nekat melaksanakan PTM yang belum divaksin akan dikenakan sanksi.


    Sekolah memiliki kejelasan koordinasi kemudian Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar bertanggung jawab dan memantau langsung melalui pengawas kepada Kantor Cabang Dinas (KCD) dan juga berlaku ditingkat Disdik kabupaten/kota yang juga memiliki pengawas.


    "Jadi di level superior atau di atasnya mempunyai kewenangan memberikan sanksi. Sanksi tersebut terdiri dari sanksi administrasi yang memiliki efek jera yang kuat tinggal ketegasan dari Disdik Jabar dan KCD," ungkap Yod Minta, Selasa (25/5/2021).


    Ia mengingatkan perihal urusan pendidik belum tervaksin lalu memaksakan diri mengajar maka yang bersangkutan termasuk kategori yang melanggar. Bahkan, jika dinilai membahayakan sanksinya bisa masuk ke pidana.


    Komisi V DPRD memohon penegakkan peraturan dilaksanakan oleh semua pihak. Kemudian, instruksional dari Dinas atau KCD dan diimbangi oleh pengawasan yang saling mengontrol di kalangan pendidik maupun tenaga kependidikan lainnya.


    "Jadi harus sama-sama sadar, terkoordinasi untuk keselamatan semua. Jadi tidak ada untungnya pendidik yang divaksin memaksakan diri untuk mengajar. Toh mengajar tatap muka atau mengajar daring gaji dia sama saja," lanjutnya.


    Pasalnya, saat pendidik melaksanakan PTM namun belum mempunyai kewenangan untuk mengajar secara langsung karena belum divaksin maka itu melanggar. Ketika melanggar yang bersangkutan dapat dikenakan banyak sanksi mulai, penahanan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, peringatan, dan lainnya.


    "Hal itu kan jelek untuk penilaian kinerja pendidik. Jadi sanksi itu jelas dan harus ditegakkan," pungkasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Anggota Komisi I DPRD Jabar Toni Setiawan Berharap Tahun 2021 Ada Ibadah Haji
    Yosa Apresiasi Raihan Pemprov Jabar Capai Predikat Opini WTP
    Apresiasi Kerja Sama dengan YGSI, Yosa Octora Apresiasi Pengembangan Bumdes di Subang
    Yosa Octora Puji Omset Bumdes Niagara Capai Rp 30 Miliar
    Masyarakat Banyak Buru Wifi Gratis ‘Jabar Juara’
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads