Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Mulai Besok Mudik Lebaran Resmi Dilarang, Ini Dia Lokasi Pos Penyekatan di Jabar



    Mulai Besok Mudik Lebaran Resmi Dilarang, Ini Dia Lokasi Pos Penyekatan di Jabar

    JuaraNews, Bandung – Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk mudik para perayaan Idul Fitri 1442/2021, mulai Kamis (6/5/2021) besok hingga 17 Mei mendatang.

     

    Pelarangan mudik tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran No 13 Tahun 2021, dimana kegiatan mudik ditiadakan selama 12 hari dari 6-17 Mei 2021. Sementara itu, adendum atau pasal tambahan pada SE No 13 Tahun 2021 ini mengatur tentang pengetatan persyaratan bagi pemudik yang berlaku pada 14 hari sebelum 6 Mei dan 7 hari setelah 17 Mei.

     

    Untuk wilayah Jabar, Pemprov dan Polda Jabar pun telah siap melakukan penyekatan untuk mencegah masyarakat melakukan mudik Lebaran. Pada awalnya, pemerintah daerah dan Kepolisian sepakat untuk mendirikan Pos Penyekatan Mudik Lebaran sebanyak 120 pos. Namun seiring dengan antusiasme masyarakat untuk melakukan mudik, dengan menggunakan jalan-jalan alternatif atau jalur tikus, polisi menambah jumlah ceck point tersebut dalam operasi Ketupat Lodaya 2021 ini, menjadi 158 pos.

     

    Penambahan titik tersebut untuk mempermudah petugas dalam melaksanakan tugas pemeriksaan arus kendaraan pemudik saat menjelang Idul Fitri. Hal tersebut pun sudah disepakati dan diketahui oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Gubernur Jabar, Pangdam III/Siliwangi, dan Kapolda Jabar.

     

    Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri menyampaikan, ke-158 titik penyekatan tersebut tersebar di berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Jabar. Dari jumlah tersebut, 22 titik penyekatan berada di jalur tol, dan 136 titik lainnya di jalur arteri, termasuk jalur-jalur tikus yang disinyalir bakal digunakan pemudik.

     

    "Ada 158 titik penyekatan yang kami dirikan. 22 di jalur tol, dan sisanya di jalur arteri," ungkap Dofiri saat meninjau simulasi penyekatan di Gerbang Tol (GT) Palimanan, beberapa waktu lalu.

     

    Dofiri menegaskan, setiap pos penyekatan bakal dijaga selama 24 jam tanpa henti. Penjagaan pos penyekatan bakal dilakukan dalam 3 shift, dengan setiap 8 jam sekali akan diganti. Tujuannya untuk memastikan keadaan para petugas selama bertugas.

     

    "Nanti petugas akan melakukan penyekatan selama 24 jam baik dari Polri, TNI, Dishub, dan lainnya," tandas Kapolda.

     

    Menurut Kapolda, selama periode tersebut, setiap kendaraan dari luar daerah yang terjaring di titik penyekatan akan diputarbalikkan ke daerah asalnya. Bahkan, jika pada masa prapenyekatan, pemudik hanya diminta putar balik, di periode 6-17 Mei, polisi bakal memberlakukan tilang terhadap pemudik yang membandel.

     

    "Langkah tegas ini diambil, agar warga yang memaksa mudik pada Lebaran 2021, dapat dihalau dan diputarbalikkan ke tempat asalnya," ujar Kapolda.

     

    Dofiri sendiri menekankan agar masyarakat tidak takut dengan penyekatan mudik Lebaran 2021. Dia mengatakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah justru harus menjadi momentum titik balik mengenai betapa bahanyanya Covid-19.

     

    Karenanya, Kapolda engajak masyarakat bersama-sama mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

     

    "Jangan sampai gara-gara libur Lebaran banyak masyarakat yang mudik membuat penyebaran Covid-19 semakin cepat dan kasusnya melonjak," ucap Dofiri.

     

    Kapolda Jabar menyebut perkembangan kasus Covid-19 relatif dapat dikendalikan sehingga masyarakat harus membantu upaya pemerintah mencegah penyebarannya. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menekan penyebaran kasus Covid-19.

     

    "Salah satu caranya adalah tidak mudik saat Lebaran nanti, ada penyekatan tidak usah takut," ujar Kapolda Jabar

     

    Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan sebelumnya di Jabar, terdapat 120 pos penyekatan dan kemudian ditambah menjadi 158 unit.

     

    Emil juga meminta maaf kepada 'tikus', karena jalannya akan ditutup, karena semua jalur baik arteri, tol bahkan jalur tikus akan dijaga ketat selama masa larangan mudik Lebaran. "Pos penyekatan kita tambah. Jadi, para 'tikus' nanti tidak bisa mudik," ucap Emil.

     

    Berikut Ini 120 Lokasi Pos Penyekatan Mudik Lebaran 2021

    KOTA BANDUNG

    1. Gerbang Tol Buahbatu
    2. Gerbang Tol Moch Toha
    3. Gerbang Tol Kopo
    4. Gerbang Tol Pasirkoja 
    5. Gerbang Tol Pasteur
    6. Bundaran Cibiru
    7. Bundaran Cibeureum
    8. Terminal Ledeng, JalabSetiabudhi

    KABUPATEN BANDUNG

    1. Batas Kota Bandung, Jalan Cibiru-Cileunyi
    2. Gerbang Tol Cileunyi

    KOTA BOGOR

    1. Pos Sekat Bubulak Bogor
    2. Pos Sekat Yasmin Bogor
    3. Pos Sekat Pomad Bogor
    4. Gerbang Tol BORR
    5. Gerbang Tol Bogor
    6. Gerbang Tol Ciawi

    KABUPATEN CIREBON

    1. Gerbang Tol Palimanan, perbatasan jalur tol Jabar-Jateng)
    2. Pos Rawa Gatel
    3. Pos Dukupuntang
    4. Pos Ramayana
    5. Pos Ciperna
    6. Pos Losari, perbatasan Cirebon-Brebes

    KABUPATEN BOGOR

    1. Pos Gunung Putri, perbatasan Bogor-Depok
    2. Pos Cileungsi,perbatasan Bogor-Bekasi
    3. Pos Jasinga, perbatasan Bogor-Provinsi Banten)
    4. Pos Parung Bogor
    5. Pos Cibinong
    6. Pos Gerbang Tol Ciawi

    KABUPATEN CIANJUR

    1. Pos Segar Cianjur
    2. Pos Tugu Lmapu Gentur
    3. Pos Tapal Kuda
    4. Pos Jembatan Citarum
    5. Pos Gekbrong Cianjur

    KOTA SUKABUMI

    1. Pos Lembursitu
    2. Pos Cemerlang
    3. Pos Simpang Kramat
    4. Pos Sukalarang
    5. Pos Bundaran Sukaraja
    6. Pos Terminal Jubleg

    KABUPATEN SUKABUMI

    1. Pos Terminal Benda Cicurug
    2. Pos PJR Cibolang
    3. Pos Gunung Butak, perbatasan Sukabumi -Banten)

    KABUPATEN PURWAKARTA

    1. Desa Cilangkap-Gerbang Tol Cikopo
    2. Simpang 3 Bihbul Desa Kertamanah-Gerbang Tol Sadang
    3. Pos Lantas Cibatu-Gerbang Tol Jatiluhur
    4. Pos Sawit Darangdan
    5. Pos Kiara Pedes
    6. Bendungan Cirata

    KABUPATEN KARAWANG

    1. Bundaran Kepuh / Tanjungpura (Karawang-Bekasi)
    2. Gerbang Tol Karawang Barat (Jalur Tol Japek Jakarta-Jabar)
    3. Bundaran Masari
    4. Simpang Mutiara Cikampek
    5. Gamon
    6. Jaln Curug
    7. Pos Pangkalan
    8. Pos Kobak Biru Desa Mulyajaya
    9. Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok
    10. Kalapa Nunggal Kecamatan Batujaya
    11. Desa Kupoh Kecamatan Karawang Barat
    12. Desa Kaligandu, Kecamatan Telukjambe
    13. Pasar Cilamaya
    14. Gerbang Tol Kalihurip

    KABUPATEN SUBANG

    1. Gamon Patok Beusi
    2. Sewoharjo
    3. Cipeudeuy
    4. Cibogo
    5. Tanjungsiang
    6. Serang Panjang
    7. Tangkuban Parahu
    8. Gerbang Tol Kalijati
    9. Kecamatan Cilameri

    KOTA CIMAHI/KABUPATEN BANDUNG BARAT

    1. Gerbang Tol Baros
    2. Gerbang Tol Padalarang
    3. Pos Grafika Lembang

    KABUPATEN SUMEDANG

    1. Kantor Bima Sena Sumedang
    2. Pertigaan Parakan Muncang
    3. Polsek Tanjung Medar
    4. Desa Cibulu, Kecamatan Ujung Jaya
    5. Pertigaan Tolengas, Kecamatan Tomo
    6. Pertigaan Lingkar Wado

    KABUPATEN GARUT

    1. Pasar Limbangan
    2. Simpang 3 Jalan Baru Kadungora
    3. Simpang 3 Malangbong
    4. Mesjid Hidayatul Muna

    KOTA TASIKMALAYA

    1. Pos Cisumur
    2. Pos Karangresik
    3. Pos Lanud
    4. Pos Batunungku

    KABUPATEN TASIKMALAYA

    1. Pos Tapal Kuda
    2. Pos Cikunir

    KABUPATEN CIAMIS

    1. Simpang 4 Cihaurbeuti
    2. Jembatan Pancimas Kalipucang (perbatasan Jabar-Jateng)

    KOTA BANJAR

    1. Pos Jembar Banjar (perbatasan Jabar-Jateng)

    KOTA CIREBON

    1. Pos Kedanwung Jalan Ir H Juanda Cirebon
    2. Pos Penanggung Jalan Jend Sudirman Cirebon
    3. Pos Kalijaga Jalan Kalijaga Cirebon
    4. Pos Tangkil Jalan Siliwangi Cirebon

    KABUPATEN INDRAMAYU

    1. Pos U-Turn Jembatan Sewo Sukra
    2. Pos Simpang 3 Wesel Mekarwaru Gantar
    3. Gerbang Tol Cikedung
    4. Pos Simpang 3 Cikawung Cikedung
    5. Pos Simpang 3 Desa Gadel Tukdana
    6. Pos U-Turn Desa Singakerta Krangkeng

    KABUPATEN KUNINGAN

    1. Pos Cibingbin (perbatasan Jabar-Jateng)
    2. Pos Tugu Ikan Sampora
    3. Pos Jalan Baru Caracas
    4. Pos Mandirancan
    5. Pos Cipasung Darma
    6. Pos Cidahu

    KABUPATEN MAJALENGKA

    1. Gerbang Tol Kertajati
    2. Gerbang Tol Sumberjaya
    3. Puskesmas Jatitujuh
    4. Pos Ampel Ligung
    5. Kadipaten
    6. Simpang Panjalin Sumberjaya
    7. Sindangwangi
    8. Cikijing
    9. Simpang Cibodas Cingambul
    10. Malausma, Sukamantri
    11. Lemah Sugih

     

    1.276 Kendaraan Pemudik Diputar Balik

    Sementara itu, sejak penyekatan digelar Sabtu (24/4/2021) hingga Selasa (4/5/2021) kemarin, total 1.276 kendaraan pemudik asal Jakarata-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), diputar balik petugas gabungan di pintu keluar Gerbang Tol (GT) Cileunyi dan GT Soreang, Kabupaten Bandung. Pasalnya, para sopir dan penumpang kendaraan itu tak bisa menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM) dan negatif Covid-19 berdasarkan swab antigen.

     

    Selain itu, mereka menolak menjalani rapid test antigen gratis yang disediakan petugas di pos kesehatan yang disediakan di posko penyekatan GT Cileunyi.

     

    Kepala Satlantas Polresta Bandung Kompol R Erick Bangun Prakasa mengatakan, sebanyak 2.889 kendaraan diperiksa petugas di pos penyekatan GT Cileunyi. 

     

    "Dari ribuan kendaraan yang diperiksa, 963 unit di antaranya diputar balik karena sopir dan penumpangnya tak bisa menunjukkan surat negatif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen dan mereka menolak rapid test antigen di pos kesehatan," kata Erick kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

     

    Erick mengemukakan, sejauh ini belum terlihat peningkatan volume arus kendaraan pemudik menuju sejumlah daerah di kawasan Priangan Timur, seperti Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, dan Jawa melalui jalur selatan Jabar.

     

    Erick memprediksi lonjakan arus kendaraan pemudik akan terjadi pada Rabu (5/5/2021) ini, sebelum larangan mudik diberlakukan pada Kamis (6/5/2021) besok. "Sekarang belum (ada peningkatan). Prediksinya besok. Besok simulasi penyekatan total," ujar Erik.

     

    Selain di pos penyekatan GT Cileunyi, sejauh ini telah memutarbalikkan 338 kendaraan yang keluar dari GT Soreang. Mayoritas kendaraan itu juga berpelat nomor luar daerah Bandung, terutama Jabodetabek. "Di Simpang 4 Tol Soreang sudah kami memeriksa 1.014 kendaraan. Terdapat 338 kendaraan di antaranya diputarbalikkan," ucapnya.

     

    Erick menambahkan, selama penerapan penyekatan, Satlantas Polresta Bandung melakukan rapid test antigen kepada 550 pemudik yang keluar dari GT Cileunyi dan GT Soreang.  Hasilnya, tidak ada pemudik yang reaktif Covid-19. "Di Soreang dan Cileunyi hasil rapid test seluruhnya nonreaktif," ucap Kompol R Erick.  (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pertemuan Anies - AHY merupakan penjajakan politik persiapan pilpres 2024
    Ramadhan 1442 Hijrah, Universitas Widyatama Bagikan Ratusan Paket Sembako
    AHY dan Anis Menjajaki Kesepahaman Untuk Menjadi Pasangan Dahsyat di Pilpres 2024
    Mudik Resmi Dilarang, Dua Daerah di Jabar Masuk  Zona Merah Covid-19
    Setelah Ditolak Menkumham, Dua Gugatan Moeldoko Cs Juga Ditolak Pengadilan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads