Hot News


Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Legislator: Perlu Tambahan Untuk Perbaikan Irigasi di Jabar

    • Senin, 22 Februari 2021 | 13:49:00 WIB
    • 0 Komentar


    Legislator: Perlu Tambahan Untuk Perbaikan Irigasi di Jabar
    Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Kusnadi (istemewa)

     

    JuaraNews, Bandung - Komisi IV DPRD Jabar menilai penambahan anggaran untuk memperbaiki daerah irigasi di sejumlah daerah perlu dilakukan. Sebab, daerah irigasi berfungsi sebagai pengendalian debit air serta mengantisipasi bencana banjir.

     

    Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Kusnadi mengatakan, pihaknya akan konsen terhadap penambahan anggaran tersebut. Oleh karena itu Komisi IV akan berupaya dengan maksimal dan mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jabar agar mampu mengalokasikan anggaran yang sesuai dengan prioritas.

     

    "Kami akan merekomendasikan irigasi yang mengalami kerusakan agar segera diperbaiki terutama pada perbaikan jalur irigasi," kata Kusnadi, Senin (22/2/2021).

     

    Pasalnya, beberapa waktu lalu pihaknya meninjau sejumlah irigasi di Jabar dan mendapatkan data kerusakan khususnya di jalur irigasi terutama di daerah irigasi Depok, Kabupaten Bandung. Irigasi tersebut telah berumur dan notabene merupakan peninggalan zaman Belanda.

     

    "Sudah ada upaya perbaikan tetapi hanya sepanjang 50 hingga 100 meter," ujarnya.

     

    Meski begitu Kusnadi menyebut perbaikan dari luar maupun perbaikan dari dalam irigasi perlu dilakukan agar tidak terlalu banyak kehilangan debit air. Namun, Komisi IV hanya berwenang melakukan perbaikan di jalur dalam irigasi karena jalur luar irigasi menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

     

    "Jalur irigasi bukan hanya untuk mengotimalkan debit air bagi kepentingan pertanian saja tapi untuk mengendalikan terjadinya aliran air dengan debit dan volume tinggi," ucapnya.

     

    Ia menilai jika air bervolume besar tidak dikendalikan akan berdampak terhadap kebocoran jalur irigasi. Selain itu, dapat berpotensi terhadap penggerusan tanah dan pondasi irigasi. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Komisi I DPRD Jabar Dorong Pengoperasian TPPAS Regional Legok Nangka
    Anggota Dewan Ajak Masyarakat Perangi Covid-19
    Anggota Dewan Minta Masyarakat Patuhi Prokes saat PPKM Mikro
    Weni Dwi Aprianti: Selamat Kepada Bupati dan Wali Kota Terpilih di Pilkada Jabar
    Besok, Gubernur Jabar Lantik Kepala Daerah Terpilih, Kecuali Cianjur
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads