Gubernur Ridwan Kamil Minta Masyarakat Kelas Menengah Belanja di Masa Pandemi Covid-19

  • Sabtu, 6 Februari 2021 | 10:34:00 WIB
  • 0 Komentar


Gubernur Ridwan Kamil Minta Masyarakat Kelas Menengah Belanja di Masa Pandemi Covid-19

 

JuaraNews, Bandung  – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus mempercepat pemulihan ekonomi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang terpukul karena pandemi Covid-19.

 

Hal itu dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Provinsi Jabar di Gedung Keuangan Negara, Kota Bandung, Jumat (5/2/2021).  “Karena tumbuhnya ekonomi itu pada dasarnya ada empat sumber, yaitu daya beli, investasi, ekspor, dan government spending,” kata Emil --sapaan Ridwan Kamil.

 

Menurut Emil, empat sumber pertumbuhan ekonomi tersebut memiliki kontribusi yang berbeda. Misalnya daya beli. Jika daya beli kalangan menengah atas meningkat, pendapatan masyarakat bisa merata.  “Saya berpesan agar masyarakat menengah ke atas untuk belanja, makanya saya lagi bikin tagline belanja adalah bela negara, minggu depan saya akan bikin surat edaran supaya PNS belanja ke UKM,” ucapnya.

 

Emil melaporkan, ekspor Provinsi Jabar masih tinggi kendati dalam situasi pandemi Covid-19. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, secara kumulatif, nilai ekspor Jabar Januari-November 2020 mencapai USD23,92 miliar. “Kami menjadi provinsi juara, ekspor tumbuh sekitar 16 persen, disusul provinsi Jatim dan Kepulauan Riau. Alhamdulillah masih juara,” katanya.

 

Selain ekspor, Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berhasil meraup kurang lebih Rp120 triliun dari beberapa perusahaan yang berinvestasi di Jabar khususnya di wilayah Metropolitan Rebana. “Kami disukai investor karena infrastrukturnya baik dan masyarakat yang produktivitasnya tinggi ada skornya kami ini tertinggi di Indonesia kalau di Asean bisa setara dengan Vietnam,” ucap Emil.

 

Gubernur berujar bahwa Pemda Provinsi Jabar menerapkan strategi pengeluaran pemerintah (government spending). Nantinya ekonomi di Jabar akan berputar dan mendorong kegiatan investasi, konsumsi serta fiskal daerah atau nasional. (*)

ude

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Fraksi PKS DPRD Jabar Dorong Pemprov Segera Operasikan Dua TPPAS
1.600 Dosen dan Tenaga Pendidik IPB Jalani Vaksinasi Covid-19
Begini, Praktik Lapangan Diklat Juru Ledak Kelas II
DPD Partai Demokrat Jabar Sebut KLB Sumut Sebuah Perampokan
Datangi Kemenkumham, AHY Sampaikan Penolakan KLB Sumut
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads