Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Adnan Oktar alias Harun Yahya divonis 1.075 Tahun Penjara



    Adnan Oktar alias Harun Yahya divonis 1.075 Tahun Penjara
    Adnan Oktar alias Harun Yahya diganjar hukuman 1.075 tahun penjara atas kejahatan seksnya. Foto: Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Penulis sekaligus pendakwah kontroversial, Adnan Oktar alias Harun Yahya diganjar hukuman 1.075 tahun penjara atas kejahatan seksnya.

     

    Dia terbukti memperkosa para pengikutnya atau dikenal dengan sebutan 'kittens'.

     

    Seperti diberitakan detik.com yang dilansir dari AFP, Selasa (12/1), pengadilan itu digelar pada Senin (11/1). Laporan dari tv swasta, Harun Yahya dijatuhi hukuman 1.075 tahun karena kejahatan termasuk kekerasan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penipuan dan percobaan spionase politik dan militer.

     

    Pengadilan juga menghukum dua eksekutif di organisasi Harun Yahya, Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun.


    Kantor berita resmi Anadolu melaporkan bahwa Harun Yahya juga dinyatakan bersalah karena membantu kelompok yang dipimpin oleh pengkhotbah Muslim yang berbasis di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen yang disalahkan Turki karena melakukan upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.

     

    Kasus ini muncul pada tahun 2018. Diketahui Oktar memiliki banyak pengikut wanita yang dipanggilnya 'kittens'. Para 'kittens' itu kerap berpakaian seksi dan berdandan menor saat mendampingi Oktar dalam acara televisinya.

     

    Puluhan orang melaporkan penulis terkenal asal Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya atas tuduhan kejahatan seksual. Oktar hingga saat ini masih ditahan oleh Kepolisian Turki.

     

    Seperti dilaporkan media lokal Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (18/7/2018), total ada 45 orang yang telah melapor ke polisi dalam beberapa hari terakhir. Mereka yang melapor ke polisi, mengaku telah dicabuli dan diperkosa Oktar dan kelompoknya.

     

    Dari jumlah itu, sekitar 17 orang di antaranya masih anak-anak. Sedangkan 15 orang lainnya mengaku dicabuli ketika masih berusia 11-17 tahun.

     

    Pada Oktober tahun lalu, Oktar menyebut dirinya memiliki 'luapan cinta untuk wanita-wanita'.

     

    "Ada luapan cinta di hati saya untuk wanita. Cinta adalah kualitas manusia. Itu kualitas seorang Muslim," ucap Oktar dalam sidang saat itu.

     

    Dalam sidang lainnya, Oktar menyampaikan komentar berbunyi: "Saya luar biasa kuat." (*)

    Oleh: alvian hamzah / alv

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Indonesia Siapkan Sistem Penempatan Satu Kanal Pekerja Migran ke Arab Saudi
    Pandemi Covid-19, Buruh Berharap Banyak Pada Pemerintah
    Golkar Jabar Sosialisasi Omnibus Law Cipta Kerja, Nurul Arifin: Undang-undang Ini Lebih Banyak Manfa
    Asep “Acil” Saefudin: Sarbumusi Jabar akan Terus Advokasi Buruh
    Wagub Uu Dorong Sarbumusi Jabar Gelar Pelatihan bagi Pekerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads