web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Musprov PBVSI Jabar Harus Fokus untuk Jabar Kahiji

    Musprov PBVSI Jabar Harus Fokus untuk Jabar Kahiji

    JuaraNews, Bandung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat berharap kepengurusan baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi di ajang PON XIX/2016. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Jabar M Budhiana sebelum membuka secara resmi pelaksanaan Musyawaran Olahraga Provinsi PBVSI Jabar di Ibis Budget Hotel, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu (25/4/2015).

    "Selama ini, keorganisasian PBVSI Jabar tidak pernah ada masalah dan selalu on the track. Untuk itu saya berharap kepengurusan yang baru bisa menjaga hal itu dan bisa mempertahankan prestasi yang sudah diraih di PON XVIII/2012 lalu di Provinsi Riau," ujar Budhiana saat memberikan sambutan di acara Musprov PBVSI Jabar, Sabtu (25/4/2015) petang.

    Selain itu, Budhiana berharap, jajaran kepengurusan yang nanti akan dipilih merupakan orang-orang berkualitas dan mau bekerja. Meski demikian, pihaknya berharap bisa menyusun program kerja untuk pencapaian target di PON XIX/2016.

    "Pilih orang yang mau mendahulukan kewajiban dibanding menuntut hak. Dan tentukan sasaran prestasi kedepan dengan program kerja yang baik untuk mencapai Jabar Kahiji di PON XIX/2016," tegasnya.

    Ketu Umum PBVSI Jabar HMQ Iswara menuturkan musprov kali ini digelar seiring dengan habisnya masa kepengurusan pada tanggal 1 Mei 2015 mendatang. Untuk itu, sebelum masa kepengurusan habis, pihaknya menggelar terlebih dahulu pelaksanaan musprov.

    "Pada musprov ii ada tiga agenda yang akan dibahas. Yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ), penyusunan program kerja dan pemilihan kepengurusan baru. Dan saya harap, peserta musorprov bisa fokus pada pembahasan program kerja yang ideal yang sesuai dengan kondisi yang ada terutama berkaitan dengan pelaksanaan PON XIX/2016," tegasnya.

    Iswara menambahkan, prestasi yang diraih pada PON XVIII/2015 di Riau dengan capaian satu medali emas bisa dipertahankan atau bahkan ditingkatkan pada PON XIX/2016 saat Jawa Barat menjadi tuan rumah. Peluang untuk bisa menambah raihan medali emas pun, lanjutnya, masih terbuka lebar.

    "Raihan medali emas pada kelompok indoor putri di Riau, merupakan yang pertama kali sejak PON digelar. Dan di PON XIX saat kita jadi juara umum, peluang itu ada dan kita pun bisa incar satu medali emas lain. Kalau sebagai tuan rumah kita tidak bisa menjadi juara umum di PON, kita rugi. Jabar Kahiji bukan hanya tanggung jawab KONI, tapi jadi tanggung jawab setiap cabang olahraga pula," tegas Iswara.

    Untuk mencapai target satu medali emas dan membuka peluang tambahan medali emas lain di PON XIX, Iswara pun berharap agar disiapkan langkah-langkah yang komprehensif dan matang. Bagaimana trik mencapai medali emas dan membuka peluang medali emas dari nomor lainnya.

    "Bukan tidak mungkin dari target awal satu medali emas, kita bisa raih dua medali emas di PON XIX/2016 mendatang. Dan kita bisa ukur itu melalui program kerja terukur, komprehensif dan matang melalui musprov ini," tandasnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Musprov PBVSI Jabar Wawan Dewanta menyebut jika jumlah peserta yang hadir berasal dari perwakilan pengurus cabang PBVSI kota/Kabupaten. Dari total 27 pengcab PBVSI Kota/Kabupaten, sebanyak 24 kota/kabupaten menghadiri gelaran Musprov PBVSI Jabar.

    "Hanya tiga perwakilan kota/kabupaten yang belum menyatakan kesiapannya menghadiri acara hingga saat ini. Yakni Kabupaten Kuningan, Kota Depok, dan Kota Banjar. Musprov sendiri akan digelar hingga Minggu (26/4/2015) besok," pungkas Wawan. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    RSUD Al Ihsan Buka Posko Penanganan Virus Corona
    Warga Siap - Siap, 2020 Gubernur Ingin Menginap di Rumah Serap Aspirasi
    Pasca Bentrok, Polisi Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Ormas BPPKB Banten
    Diguyur Hujan Tiga Hari, Lima Kecamatan di Kab.Bandung Terendam Banjir
    Masa Dua Ormas Bubar, Polisi Tetap Berjaga

    Editorial