Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Atasi Kejenuhan Siswa Hadapi PJJ, Disdik Jabar Sosialisasikan Kurikulum Darurat

    • Sabtu, 12 Desember 2020 | 22:18:00 WIB
    • 0 Komentar


    Atasi Kejenuhan Siswa Hadapi PJJ, Disdik Jabar Sosialisasikan Kurikulum Darurat
    Kadisdik Jabar, Dedi Supandi. (Foto: Rid/JuaraNews)

    JuaraNews, Bandung - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat melakukan sosialisasi kurikulum darurat untuk mengatasi kejenuhan siswa dalam menghadapi pendidikan jarak jauh (PJJ).

     

    Kadisdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan sosialisasi kurikulum tersebut telah dilakukan mulai minggu ini.

     

    "Minggu ini, kita sudah melakukan sosialisasi kurikulum darurat," kata Dedi di Bandung, Sabtu (12/12/2020).

     

    Dia menjelaskan, di masa Pandemi Covid-19, Disdik Jabar akan menganut kurikulum sistem pendidikan nasional yang sudah disederhanakan.

     

    Dedi berharap, dengan diterapkannya kurikulum darurat para siswa tidak lagi merasa jenuh dalam menghadapi PJJ di masa pandemi.

     

    "Berdasarkan survei yang dilakukan, untuk mengatasi kejenuhan anak-anak itu, perlu ada agenda atau kegiatan yang sifatnya kolaboratif," jelasnya.

     

    Dedi menyampaikan bahwa ada lima mata pelajaran (Mapel) yang digabung dan bersifat tematik.

     

    "Jadi lima mapel digabung jadi satu," singkatnya.

     

    Terkait belajar tatap muka, Dedi menyebut. persiapan yang dilakukan Disdik Jabar sudah matang dan maksimal.

     

    "Bahkan, persiapan pembelajaran tatap muka ini sudah kami lakukan sejak lama," tuturnya.

     

    Salah satu persiapan tersebut, lanjut Dedi, adalah protokol kesehatan. Dia mengimbau pihak sekolah sudah mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan.

     

    "Mereka sudah tahu harus menyiapkan satuan tugas, tempat cuci tangan dan hand sanitizer serta masker. Bukan lagi hal yang harus disosialisasikan," ujarnya.

     

    Tak hanya itu, Dedi menegaskan bahwa syarat utama pembukaan sekolah pada Januari 2021, keputusannya ada di kepala daerah.

     

    "Jadi, jika kepala daerah di wilayah sekolah bersangkutan belum memberikan izin, satuan pendidikan tersebut belum dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka," tutupnya. (*)

    Oleh: ridwan / rid

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    103 Gedung Sekolah di Sulawesi Barat Rusak Akibat Gempa
    Peran IRMAS Dibutuhkan Dalam Mencegah Kenakalan Remaja
    Sigap Bencana, Jabar Susun Peta Rawan Bencana
    Besok Joe Biden Dilantik Jadi Presiden AS, Ini Sumpah yang Diucapkannya
    Seluruh Korban Longsor Sumedang Ditemukan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads