web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Dua Venue Popnas XIII Belum Diputuskan
    Yudha M Saputra

    Dua Venue Popnas XIII Belum Diputuskan

    JuaraNews, Bandung - Dua cabang olahraga yang dipertandingkan di gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 masih belum bisa menentukan tempat pertandingan (venue) yang pasti. Kedua cabang olahraga tersebut yakni Taekwondo dan Karate.

    Hal tersebut terungkap saat gelaran Bimbingan Teknis Popnas XIII/2015 di Kedaton Hotel, Jalan Viaduck Kota Bandung, Kamis (23/4/2015) malam. Kegiatan sendiri digelar Kemenpora RI bersama PB Popnas XIII/2015 dan dihadiri oleh Technical Delegate dari 20 Cabang Olahraga yang dipertandingkan di Popnas XIII/2015.

    "Dari hasil pemantauan dan pemaparan masing-masing technical delegate, tinggal dua cabang olahraga yang belum bisa memastikan venue. Yakni di cabang olahraga Taekwondo dan Karate," ujar Ketua Harian PB Popnas XIII/2015 sekaligus Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jabar, Yudha M Saputra kepada wartawan usai acara, Kamis (23/4/2015) malam.

    Meski demikian, lanjut Yudha, technical delegate dua cabang olahraga tersebut telah menyiapkan alternatif lokasi pengganti. Diantaranya di Grand Ballroom Hotel Harris Festival Citylink, aula Sabuga, dan GOR Taruna Bakti.

    "Kita sebenarnya berharap venue yang sudah selesai di SPOrT Jabar bisa digunakan untuk Popnas XIII, karena kita rencanakan juga itu akan digunakan untuk PON XIX/2016. Tapi dengan hasil pantauan technical delegate yang menyatakan kurang layak, itu jadi bahan evaluasi untuk kami. Terutama untuk persiapan PON," tegasnya.

    Untuk Taekwondo dan Karate, sebelumnya akan digelar Grha Laga Satria, komplek SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung. Namun venue tersebut dinilai kurang layak setelah technical delegate masing-masing cabang olahraga melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Untuk itu, kedua cabang olahraga pun berinisiatif mencari alternatif lokasi lain untuk pelaksanaan pertandingan pada Popnas XIII yang akan digelar 10-20 Sepetember 2015.

    "Kalau lihat dari sisi gedung, sangat representatif. Sangat megah. Namun sayang, lapangannya kurang besar sehingga kita hanya bisa menggunakan satu karpet pertandingan. Padahal kita butuh, minimal tiga karpet pertandingan karena ada pertandingan untuk kyorugi (tanding) dan poomsae (jurus)," ujar technical delegate cabang olahraga Taekwondo, Divie.

    Untuk alternatif lokasi lain, lanjut Divie, pihaknya sudah mengincar beberapa lokasi. Salah satunya GOR Taruna Bakti di Jalan Suci Kota Bandung. "Tapi kita akan lakukan pemantauan terlebih dahulu. Kalau pun sulit, sebenarnya kita bisa pakai lokasi yang sama dengan cabang olahraga karate," tegasnya.

    Technical delegate cabang olahraga karate, Bagoes Ellan mengaku, jika pihaknya sudah mengusulkan dua tempat sebagai pengganti venue pertandingan yang sebelumnya diplot di Grha Laga Satria, komplek SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung. "Kita sudah usulkan dua lokasi pengganti yakni di Sabuga ITB, Jalan Tamansari serta Grand Ballroom Hotel Harris Festival Citylink. Dan dua lokasi itu cukup ideal," terang Bagoes Ellan.

    Popnas XIII/2015 di Jawa Barat sendiri akan mempertandingkan sebanyak 20 cabang olahraga. Selain Taekwondo dan Karate, cabang olahraga lain yang akan dipertandingkan diantaranya Senam, Bola Voli Pasir, Bola Voli Indoor, Futsal, Sepak Takraw, Tinju, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Renang, Pencak Silat, Judo, Atletik, Bola Basket, dan Dayung. Popnas XIII sendiri akan digelar terpusat di Kota Bandung dan direncanakan dimulai pada 10 September hingga 20 September 2015 mendatang. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    RSUD Al Ihsan Buka Posko Penanganan Virus Corona
    Warga Siap - Siap, 2020 Gubernur Ingin Menginap di Rumah Serap Aspirasi
    Pasca Bentrok, Polisi Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan Ormas BPPKB Banten
    Diguyur Hujan Tiga Hari, Lima Kecamatan di Kab.Bandung Terendam Banjir
    Masa Dua Ormas Bubar, Polisi Tetap Berjaga

    Editorial