Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Kata Wagub Jabar, Kalangan Santri ‘Buta Teknologi Digital’

    • Selasa, 1 Desember 2020 | 18:45:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kata Wagub Jabar,  Kalangan Santri ‘Buta Teknologi Digital’

     

    JuaraNews, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, para santri khususnya santri salafiyah (yang mempelajari kitab kuning) harus mampu menguasai teknologi digital. Banyak rogram pemerintah yang tidak sampai kepada santri akibat kurang paham terkait teknologi digital.

     

    "Sebagai pemerintah, kami merasakan saat program-program berawal secara daring (online), banyak pesantren yang diharapkan mendapatkan program ini malah tidak kebagian. Alasannya tidak memahami bagaimana caranya (mengakses program online)," kata Uu.

     

    Ia mencontohkan, program beasiswa khusus santri dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kurang terserap santri salafiyah di Jabar. Alasannya, kata Uu, kurangnya pemahaman santri tentang teknologi digital.  "Bahkan sekarang ada program beasiswa dari BAZNAS untuk para santri salafiyah, sampai sekarang masih belum banyak peserta, belum antusias. Padahal itu kan sebuah program yang sangat luar biasa untuk para santri salafiyah," kata sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini.

     

    Uu menjelaskan, pemahaman terkait teknologi digital bagi para santri penting dalam hal berdakwah. Dengan dakwah digital, katanya, para santri tak lagi harus mengumpulkan jamaah untuk belajar agama. Dakwah digital juga akan mampu menjangkau lebih banyak jamaah di saat yang bersamaan, terutama di masa pandemi Covid-19.

     

    "Kalau santri sudah memahami tentang digital, mereka dakwah tidak usah mendatangkan jamaah banyak. Dengan dakwah digital, semuanya bisa tersalurkan, bahkan bisa lebih banyak lagi (jamaah yang mengikuti dakwah lewat digital)," tutur Uu.

     

    Untuk itu, Uu berharap para santri tak hanya memperdalam ilmu keagamaan dan keterampilan membaca kitab kuning, tetapi juga mengasah kemampuan di bidang teknologi digital. Sehingga, selain untuk mengakses program pemerintah secara online, para santri di Jabar diharapkan mampu memanfaatkan ilmu agama sekaligus teknologi digital untuk dakwah digital. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kasus Covid-19 Terus Menurun, BOR di Jabar Kini 2 Persen
    Asisten Stafsus Wapres Guntur Subagja Sebut 4 Hal Ini yang Bikin Media Online Menang hadapi Medsos
    Tinjau Banjir Bandang di Garut, Wagub Jabar Janji Segera PerbaikI Jembatan yang Putus
    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    Pengurus AMSI Jabar Dilantik, Gelar Seminar Media Siber: Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads