Hot News


Inspirasi


    Pemprov Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Bencana akibat La Nina

    • Senin, 16 November 2020 | 20:14:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pemprov Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Bencana akibat La Nina
    Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum menjadi narasumber pada acara Dialog Khusus Radio Republik Indonesia (RRI) "Jawa Barat Bersiap Menghadapi Fenomena La Nina" di Hotel The Mirah, Kota Bogor, Senin (16/11/20220). (istimewa/humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bogor - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, banjir bandang, angin kencang, hingga puting beliung yang dipicu fenomena La Nina.

     

    "Adanya fenomena La Nina, hujan dengan curah tinggi bisa terjadi kapan saja. Maka harus dipersiapkan upaya antisipasi," ucap u saat menjadi narasumber pada acara Dialog Khusus Radio Republik Indonesia (RRI) ‘Jawa Barat Bersiap Menghadapi Fenomena La Nina’ di Hotel The Mirah, Kota Bogor, Senin (16/11/2020).

     

    Dilansir situs web Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG), La Nina merupakan kondisi penyimpangan (anomali) suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin daripada kondisi normalnya, dan diikuti oleh penguatan aliran angin pasat timur. Dampaknya, curah hujan ekstrem bisa terjadi dan menyebabkan bencana hidrometeorologi.

     

    Uu menyebutkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 360/4707/BPBD tanggal 23 Oktober 2020 yang menginstruksikan pemerintah daerah kabupaten/kota melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini terhadap perkembangan informasi cuaca atau peringatan dini dari BMKG.

     

    Sebagai langkah mitigasi, menurut Uu, perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, danau embung sungai, dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih.

     

    Pun dari hal terkecil di lingkungan sekitar, u mengajak masyarakat untuk mulai membersihkan saluran air, selokan, parit-parit, sungai, dan upaya pelestarian lingkungan lainnya.

     

    "Kepada masyarakat harus berpartisipasi terutama parit-parit di wilayahnya masing- masing. Rumput atau sampah harus segera dibersihkan. Kalau curah hujan tinggi air bisa mengalir lebih baik," ujar Uu.

     

    "Juga jangan lupa iringi dengan peningkatan keimanan dan ketakwaan, inilah yang akan menguatkan sekaligus menenangkan batiniyah kita," tambah sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini.

     

    Sementara kepada bupati/wali kota, Wagub Uu menginstruksikan agar selalu melaksanakan pemantauan terhadap situasi dan kondisi terkait kebencanaan serta memperkuat koordinasi kepada semua pihak terkait sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan bencana.

     

    Uu pun meminta pihak terkait kebencanaan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga informasi terkait kebencanaan dapat tersosialisasikan dengan baik, tepat, dan cepat.

     

    Selain itu, Uu mengajak pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi rumah warga yang sudah tua, reyot, atau kurang layak huni yang rawan roboh ketika bencana terjadi.

     

    "Rumah-rumah yang rawan tolong diantisipasi. Beberapa kali bencana terjadi, kebanyakan rumah yang roboh yang sudah tua, bangunan lama, memang rawan," kata Kang Uu. (*)

     

    Oleh: JuaraNews / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wagub Jabar: Disiplin Modal Utama Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
    3 ‘Kabupaten Pilkada’ Zona Merah, Pemprov Jabar Perketat Pengawasan
    Akibat Wabah Covid-19, Pemprov Jabar Ubah arah RPJMD
    Disparbud Jabar akan Lakukan Tes Covid-19 Bagi Pelaku Industri Pariwisata
    PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 23 Desember 2020
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads