Hot News


Inspirasi


    WJIS 2020, Pemprov Jabar Fokus Mempromosikan Kawasan Segitiga Rebana

    • Rabu, 11 November 2020 | 21:52:00 WIB
    • 0 Komentar


    WJIS 2020, Pemprov Jabar Fokus Mempromosikan Kawasan Segitiga Rebana
    *Caption:* Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara Nengsih JuaraNews//Humas Pemprov Jabar

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar menggelar West Java Investment Summit (WJIS) 2020 secara virtual selama empat hari, mulai dari Senin (16/11/20) sampai Kamis (19/11/2020).


    WJIS 2020 merupakan forum investasi yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha dan investor untuk berdiskusi mengenai berbagai hal teknis terkait proyek investasi di Jabar.


    Kepala Dinas Penanaman Modal dan
    Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, pada hari pertama dan kedua, WJIS diselenggarakan di Savoy Homann, Kota Bandung.


    Dalam WJIS hari pertama dan kedua, kata Noneng Komara, akan ada keynote speech dari Gubernur Jabar Ridwan Kami, Gubernur Bank Indonesia, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Gubenur Jabar Ridwan Kamil pun akan menyerahkan izin investasi secara simbolis.


    "Pada hari pertama, ada penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan tujuh kepala daerah yang berada di kawasan investasi Rebana Metropolitan," kata Noneng Komara dalam jumpa pers di Savoy Homann, Kota Bandung, Rabu (11/11/2020).


    Adapun ketujuh kepala daerah tersebut meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupatan Kuningan, Kabupaten Sumedang, dan Kota Cirebon.


    Selain itu, pada hari pertama dan kedua WJIS, akan ada Launching Rebana Metropolitan, Project Announcement, High Level Session, One-on-One Meeting, Investment Talkshow, dan Trade and Tourism Webinar.


    "Ada juga penandatangan proyek yang sudah realisasi, kerja sama, dan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai mitra lokal bagi para investor," ucap Noneng Komara.


    Pelaksanaan WJIS hari ketiga atau pada Rabu (18/11/20) akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Subang Smartpolitan. Sehari selanjutnya, akan diadakan site visit ke kawasan investasi Rebana Metropolitan.


    "Hari keempat atau pada Kamis (19/10/20), site visit ke Rebana, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Aerocity Subang. Yang nanti ada groundbreaking pembangunan hotel di bandara," ucap Noneng Komara.


    Noneng Komara menyatakan, WJIS tahun ini akan fokus mempromosikan Rebana Metropolitan. Dengan tema "West Java for Better Future, Life, Work, and Play", WJIS kali ini diharapkan dapat menjaring minat investor untuk berinvestasi di Jabar.


    "Ada 27 proyek yang tersebar di Jawa Barat yang siap dipasarkan. Total nilai investasi dari ke-27 tersebut sebesar Rp32 triliun," katanya.


    "Selain Rebana Metropolitan, ada proyek investasi di bidang perdagangan, pariwisata, dan infrastruktur. Kami berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait dalam menawarkan proyek-proyek investasi," imbuhnya.


    Noneng Komara menyatakan, semua owner project akan menawarkan proyek investasi kepada para investor domestik dan asing, mitra sister province, asosiasi, dan instansi penanaman modal.


    "Proyek investasi yang ditawarkan dalam WJIS 2020 lebih matang dan siap. Kami harap bisa menjaring minat investor. Investasi tidak harus saat ditawarkan terjalin kesepakatan. Karena harus ada kajian. Paling tidak, ada ketertarikan yang dapat ditindaklanjuti," ucapnya.


    Dalam WJIS 2020, visual proyek investasi amat penting karena pertemuan dilakukan secara virtual. Maka, kata Noneng Komara, semua owner project akan menyajikan tayangan berkualitas terkait proyek investasi yang ditawarkan.


    "Ini pertama kali kami mengatakan event investasi cukup besar dengan virtual. Jadi, kekuatan ada di visual. Semua proyek dibuat semenarik dan selengkap mungkin. Itu akan jadi daya tarik," ucapnya.


    Adapun sejumlah pihak turut terlibat dalam WJIS 2020 yakni Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bank bjb, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar.


    Kemudian, Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinas Indag) Jabar, Biro Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Investasi Setda Jabar, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar, dan Humas Jabar.

    Adapun ke-27 proyek investasi yang dipasarkan dalam WJIS 2020 sebagai berikut:
    1. Cargo Village
    2. Integrated Building
    3. Theme Park
    4. Subang Smartpolitan
    5. Subang Industrial Park
    6. Walini Agrotourism
    7. Ciater Agrotourism
    8. Kertajati Industrial Estate Majalengka
    9. Kapsul Hotel
    10. Pondok Seni Pangandaran
    11. Hejo Forest
    12. Pasar Kreatif
    13. Karawang New Industry City
    14. MM2100
    15. Artha Industrial Hill
    16. Kota Deltamas
    17. Marunda Center
    18. Jababeka
    19. Museum Kreatif
    20. Taifa Industrial Park
    21. TPPAS Cirebon Raya
    22. Pusat Distribusi Provinsi
    23. SPAM Jatigede
    24. Textile (Batik)
    25. Personal Protective Equipment (APD)
    26. Furniture (Rattan)
    27. Kawasan Terpadu Industri Subang. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yod Mintaraga: Petani Jabar belum Banyak Sentuh Permodalan Perbankan
    Perda APBD Disahkan, Ridwan Kamil: Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 jadi Prioritas Utama
    Pulihkan Turisme Jabar, Pemprov Tawarkan 76 Proyek Pariwisata di WJIS 2020
    Hingga November 2020, Investasi di Jabar Capai Rp380 Triliun
    Rebana Metropolitan Diproyeksikan Serap 4,3 Juta Tenaga Kerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads