Hot News


Inspirasi


    Tim Sepak Bola Putri Jabar Sulit Dapatkan Lawan Uji Tanding



    Tim Sepak Bola Putri Jabar Sulit Dapatkan Lawan Uji Tanding
    Kegiatan Obrolan Santai Siwo PWI Jabar menghadirkan pelatih dan pemain sepak bola putri PON yang diselenggarakan di Gedung KONI Jalan Padjadjaran Bandung, Selasa (3/11/2020). Ude D Gunadi/JuaraNews

     

    JuaraNews, Bandung – Tim Sepak Bola Putri Jabar kesulitan mendapatkan lawan tanding untuk uji coba dalam persiapan menghadapi PON XX di Papua tahun 2021. Tim ini direncanakan akan uji coba melawan tim sepak pola putra PON Jabar dalam waktu dekat.

     

    Pelatih Sepak Bola Putr Jabari Ronny Remon mengatakan, tim asuhannya sudah menjalani  beberapa kali uji coba dengan tim-tim yang ada di daerah, seperti Pangandaran, Cimahi, Subang, dan Karawang.

     

    Namun di daerah-daerah tersebut, kekuatan sepak bola putri masih minim sehingga uji coba dinilai tak seimbang. Tim Sepak Bola Putri Jabar selalu menang dengan skor telak, misalnya 7-0 bahkan 8-0.

     

    “Karena membutuhkan beberapa kali uji coba dan minim sekali daerah yang memiliki tim sepak bola wanita, maka kita akhirnya memutuskan beruji coba dengan tim pria,” kata Ronny Remon dalam acara obralan santai yang diselenggarakan SIWO PWI Jabar di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (3/11/2020).

     

    Ronny  menambahkan, timnya pun akan melakukan simulasi dengan para pemain asal Papua yang ada di Bandung. “Paling tidak bermain dengan mereka agar bisa mengenal karakter bagaimana cara permainan orang-orang Papua,” ujar Ronny.

     

    Di PON XX Papua 2021, Jabar akan menghadapi 5 tim yang telah lolos, yakni DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Papua Barat, Papua, dan Bangka Belitung.

     

    Ronny mengaku belum mendapatkan peta kekuatan calon lawan-lawan tersebut. Namun, katanya, pola rekrutmen tim sepak bola wanita di 5 daerah itu relatif sama, yakni berasal dari tim klub peserta Liga 1 sepak bola putri.

     

    Saat ini, Tim Sepak Bola Putri Jabar untuk PON XX Papua diisi 11 pemain asal tim persib, 7 asal PS Tira, dan 4 dari PSIS Semarang. “Pola rekrutmennya hampir sama. Meski kita belum tahu kekuatannnya seperti apa, namun dari hal ini peta kekuatannya boleh dibilang tak jauh beda,” katanya.

     

    Sementara itu, salah seorang pemain sepak bola putri Jabar, Een Sumarni, mengaku dirinya dan rekan-rekan tetap fokus dan profesional menjalankan latihan pada situasi apapun.

     

    “Justru kita sebagai pemain memilik tekad dan kebersamaan yang kuat di tim. Kita sepakat untuk memberikan yang terbaik buat Jabar. Bagi kami, ini pertaruhan kami sebagai atlet. Meski kondisinya seperti sekarang, kita tetap memiliki rasa tanggung jawab sebagai atlet,” ujar Een. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tekan Kasus Covid-19, Gubernur Jabar Usulkan Libur Akhir Tahun Dipersingkat
    Gubernur Jabar Deklarasikan Pilkada Serentak 2020 di Delapan Daerah Aman dari Covid-19
    Anggota DPRD Jabar Nur Suprianto Meninggal  Dunia, Diduga Terpapar Covid-19
    Uu Ruzhanul: Jangan Lengah Terapkan Protokol Kesehatan
    Forum Zakat Mendorong Empat Agenda Strategis Untuk Menguatkan Gerakan Zakat Nasional
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads