ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Keselamatan Tenaga Kesehatan Sama Pentingnya dengan Pasien
    (istimewa/humas pemprov jabar) Gubernur Jabar Ridwan Kamil

    HARI KESELAMATAN PASIEN

    Keselamatan Tenaga Kesehatan Sama Pentingnya dengan Pasien

    • Kamis, 17 September 2020 | 19:33:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil berbicara di hadapan sekitar 900 tenaga kesehatan seluruh Indonesia dalam puncak peringatan Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020 secara daring dari Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata No 1 Kota Bandung, Kamis (17/9/2020).

     

    Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengajak tenaga kesehatan menjadikan Hari Keselamatan Pasien Sedunia menjadi momentum perenungan, bahwa keselamatan tenaga kesehatan (nakes) sama penting dengan keselamatan pasien.

     

    "Keselamatan nakes prioritas seiring dengan keselamatan pasien," ujar Emil.

     

    Emil menyebut saat ini Indonesia sedang berada dalam kondisi perang melawan Covid-19. Nakes seperti dokter dan perawat merupakan salah satu garda terdepan melawan musuh tidak terlihat. Fakta bahwa hingga kini ada 115 dokter meninggal akibat Covid-19 adalah pukulan dan sebuah kesedihan baginya.

     

    "Yang menjadi garda terdepan adalah tenaga kesehatan. Makanya kita sangat sedih ada 115 dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang gugur, juga di seluruh dunia sebanyak lebih dari 3.000 orang yang gugur," kata Emil.

     

    Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Kang Emil berbagi suka-duka di lapangan. Menurutnya, tidak mudah bagi seseorang mengambil keputusan pada situasi darurat kesehatan yang belum pernah dialami sebelumnya.

     

    Namun, Emil membagikan tips dalam setiap keputusannya selalu berpegang kepada 5 prinsip. Kelima prinsip itu, yakni proaktif, ilmiah, transparan, mampu memproduksi alat medis, dan kolaboratif.

     

    Emil pun meminta tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 solid dan tetap menjaga solidaritas.

     

    "Jadi dalam konteks ini kebersamaan kita menjadi penting. Saya menitipkan solidaritas dari seluruh rumah sakit karena saya punya data ada beberapa rumah sakit yang belum optimal dalam penanganan Covid-19," ungkapnya.

     

    Selain keteladanan, kebersamaan, dan solidaritas menjadi salah satu pertimbangan Emil mau menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19. Gubernur berharap seluruh prosesnya hingga akhir tahun berjalan lancar sehingga vaksin dapat diproduksi massal dan disuntikkan kepada masyarakat. Beban tenaga kesehatan pun akan jauh berkurang.

     

    "Mudah-mudahan uji vaksin ini lancar karena ujung atau akhir dari Covid-19 adalah imunitas," ucapnya.

     

    Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan Hari Keselamatan Pasien Sedunia jatuh setiap 17 September. Peringatan pertama dilakukan tahun 2019 dan ini adalah tahun kedua. (*)

     

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sulitnya Menerapkan 3M Secara Utuh di Masyarakat di Hotel dan Acara Pernikahan
     Jabar Perkuat Koordinasi Hadapi Fenomena La Nina
    Puncak Acara HUT ke-56 Partai Golkar Catatkan Rekor Muri
    Dapat Bantuan 100 Ribu Floacked Swab Buatan UI, Jabar Makin Cepat Tangani Covid-19
    Tersandung Kasus Korupsi Dana Alokasi Khusus, Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads