ultah bandung

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Stungta, Mesin Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan Diluncurkan
    (istimewa/humas pemprov jabar) Mesin insinerasi sampah ramah lingkungan

    Stungta, Mesin Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan Diluncurkan

    • Kamis, 3 September 2020 | 21:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Provinsi Jabar terus melakukan inovasi dalam mengendalikan lingkungan hidup, salah satunya terkait pengelolaan volume sampah. Kali ini, inovasi hadir melalui mesin insinerasi (pembakaran) sampah berteknologi yang diberi nama Stungta.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun menyambut baik alat pemusnah sampah ramah lingkungan tanpa asap produksi PT Top Tekno Indo (Hejotekno) bekerja sama dengan PT Pindad.

     

    Emil mengatakan, Stungta sudah mendapat sertifikat ramah lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

     

    “Sudah (dapat sertifikat ramah lingkungan) dan bekerja sama dengan Pindad sehingga bisa mengelola sampah sekitar dua ton per hari,” kata Emil dalam acara peluncuran Stungta di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/9/2020).

     

    Emil juga menjelaskan, Stungta hanya akan mengolah sampah yang tidak memiliki nilai untuk didaur ulang (recycle).

     

    “Jadi kalau ada 100 persen sampah, 10 sampai 20 persennya oleh Bank Sampah dikelola menjadi uang. Kemudian 40 sampai 50 persennya didaur ulang menjadi pupuk dan sebagainya. Nah, sisanya yang tidak ada value recycle sama sekali, masuklah ke mesin Stungta ukuran (kapasitas) 2 ton ini per hari. Diciptakan oleh orang Jawa Barat, diproduksi oleh Pindad,” beber Emil.

     

    Dia pun berharap, Stungta bisa diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak agar bisa disebarkan ke berbagai lokasi di Jabar sehingga pengendalian sampah bisa dilakukan lebih baik dan terukur.

     

    Sementara itu, Direktur Hejotekno Betha Kurniawan mengatakan, Stungta merupakan wujud nyata inovasi hasil karya anak bangsa untuk menangani salah satu masalah lingkungan yaitu sampah.

     

    “Inovasi ini muncul dari keresahan saya pribadi dan teman-teman teknokrat untuk memberikan solusi terhadap lingkungan,” ujar Betha.

     

    “Intinya, Stungta bukan (hanya) karya Hejotekno, Gerakan Hejo, juga Pindad, tapi StungtaXPindad ini rereongan (hasil bersama) masyarakat Jawa Barat, masyarakat yang menunjukkan kecintaannya pada Indonesia,” tuturnya.

     

    Menurut Direktur Bisnis Produk Industrial PT Pindad Heri Heriswan, Stungta bisa menjadi alternatif dalam menyelesaikan masalah lingkungan. Dia pun berharap, dengan dukungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Stungta bisa digunakan dalam pengelolaan sampah di Jabar.

     

    “Mudah-mudahan dengan adanya dukungan Bapak Gubernur (Jabar), produk kami ini bisa dipakai di lingkungan Jawa Barat dan daerah-daerah di seluruh Indonesia. Artinya, produk yang kami launching ini bisa diserap oleh pasar di Indonesia bersaing dengan produk impor,” harap Heri.

     

    “Dan tentu kami juga masih perlu masukan dari stakeholder untuk perbaikan dan penyempurnaan produk kami,” tambahnya.

     

    Dilansir situsweb Hejotekno, Stungta tidak menghasilkan asap dan zat berbahaya lainnya karena telah melalui pembakaran sempurna (double burner), filter, dan treatment asap. Dengan suhu ruang bakar 800-1.200 °C, Stungta dapat memusnahkan hampir seluruh jenis sampah kering dan basah yang diminimasi menjadi sekitar 5 persen dari volume awal sampah.

     

    Berbeda dengan insinerator lain yang menggunakan sistem buka tutup pintu ruang bakar dan mengharuskan alat pembakarannya dimatikan dan didinginkan ketika akan memasukan sampah baru, pemasukan sampah dan pembakaran yang dilakukan Stungta dapat dilakukan secara terus menerus. (*)

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Oded Pastikan Sistem Buka Tutup Jalan Tak Ganggu Ekonomi di Kota Bandung
    Wali Kota: Covid-19 di Kota Bandung Masih Terkendali
    Temukan Kasus Covid-19 di 30 Kecamatan, Oded: Kota Bandung Zona Oranye
    Gubernur Tinjau Kesiapan Fasyankes Covid -19 di RSKIA Kota Bandung
    BKPP Bandung akan Atur Ulang Jadwal Seleksi CPNS Bagi Peserta Terpapar Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads