ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Pontren Diresmikan Aher, Wasiat Azis Syarif Tuntas

    Pontren Diresmikan Aher, Wasiat Azis Syarif Tuntas

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut baik berdirinya Pesantren Maqdis Al-Aziz di Kampung Gandrung, RT 05 RW 05, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pesantren tersebut, diresmikan langsung Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada Kamis (18/4/2015).

    Lembaga pendidikan keagamaan berbasis boarding scholl berdiri diatas lahan seluas 10.565 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 3.232 meter persegi. Selain pesantren, diatas lahan tersebut pun berdiri Masjid Jami Al-AziZ, asrama siswa, ruangan kelas, laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya. Pendirian pesantren sendiri merupakan amanat dari mantan Ketua Umum KONI Jabar 2010-2014, H Azis Syarif, yang meninggal dunia pada 18 April 2014 silam.

    "Saya sangat menyambut baik dengan pendirian pesantren dengan basis tahfidz Quran yang merupakan amanat dari almarhum H Azis Syarif. Dan mudah-mudahan secepatnya bisa berjalan, serta para lulusannya meraih predikat bagus baik dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi maupun, memiliki basis keagamaan yang kuat dan hafal Al Quran," tegas Aher -sapaan akrabnya- kepada wartawan usai peresmian pesantren, Kamis (18/4/2015).

    Dengan berdirinya pesantren Maqdis Al-Azi ini, lanjutnya, menambah jumlah pesantren di Jawa Barat. Berdasarkan sensus yang dilakukan pada tahun 2012, jumlah pesantren di Jawa Barat sendiri berjumlah 12. 498 pesantren. "Semakin banyak pesantren, akan berdampak bagus pada pembentukan moral anak-anak dan masyarakat Jawa Barat khususnya. Pesantren memiliki basis moral bagus, dan bisa menjadi tempat konsolidasi dari dua ilmu yang sering dikotomi yakni ilma keagamaan dan ilmu non-keagamaan. Dengan demikian, pesantren bisa mencetak ulama atau ahli di bidang ilmu keagamaan dan ilmu lainnya," tegas Aher yang disaat bersamaat meresmikan tiga masjid Jami Al-Aziz di Pesantren Maqdis Al-Azis, perumahan atlet di Cibiru, serta di RS AMC Cileunyi.

    Istri almarhum Azis Syarif, Hj Nunun Azis Syarif mengatakan, pendirian pesantren ini merupakan salah satu amanat dari almarhum suaminya dan harus selesai tepat pada satu tahun meninggalnya H Azis Syarif. Begitu pun halnya dengan pendirian tiga masjid di tiga tepat berbeda.

    "Alhamdulillah sekarang sudah diresmikan Pak Gubernur. Pesantren ini menganut pendidikan Madrasah Aliyah dengan lama tempuh pendidikan selama empat tahun dan lebih menekankan pada penghafalan alquran atau hafidz serta penguasaan dua bahasa, yakni bahasa Arab dan bahasa inggris. Sementara untuk sistem pendidikan, kita bekerja sama dengan Yayasan Maqdis, yang terlebih dahulu menggunakan sistem boarding scholl,” jelas Nunun

    Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jabar 2014-2018, H MQ Iswara menilai, langkah yang dilakukan almarhum H Azis Syarif tidak pernah terlepas dari jargon yang dia ciptakan yakni Jabar Kahiji. Pendirian pesantren Maqdis Al-Azis yang didukung penuh semua anggota keluarga besar Azis Syarif pun dikategorikan sebagai keberhasilan dalam mengaplikasikan nilai Jabar Kahiji.

    "Dengan pendirian pesantren berbasis boarding scholl, almarhum ingin melahirkan putra-putri Jabar yang berkarakter Kahiji. Pasalnya, Jabar Kahiji bukan melulu tentang prestasi olahraga di PON XIX, tapi juga Kahiji di segala aspek. Dan Almarhum sudah ingin melihat masyarakat Jabar 'Kahiji' di akhlak, iman dan ilmu pengetahuan. Dan itu diaplikasikan beliau dengan pendirian pesantren ini,” terang Iswara.

    Semasa hidup, Aziz Syarif dikenal sebagai sosok pemimpin visioner dan dibuktikan dengan keberhasilannya membawa Jabar menempati peringkat dua pada PON XVIII/2012 di Riau setelah di PON sebelumnya di Kaltim terpuruk di peringkat empat. Dan keberhasilan itu pun diapresiasi dengan penghargaan sebagai pembina olahraga tingkat nasional terbaik dari Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) pada tahun 2013 dan 2014 dan KONI Pusat pada tahun 2014. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil: Seribu Masalah Harus Lahirkan Seribu Aplikasi
    Meski Pandemi Covid-19, Gubernur Tetap Targetkan Pendapatkan Daerah Naik
    Gubernur Jabar Kembali Paparkan Proyek Rebana pada Presiden
    Tinjau Lokasi Banjir Bandang, Wagub Jabar Minta Kabupaten/Kota Waspada
    Ridwan Kamil Imbau Warga Sukabumi Tetap Waspada
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads