web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Anggaran Minim, Pelatda Sepakbola Dihentikan

    Anggaran Minim, Pelatda Sepakbola Dihentikan

    JuaraNews, Bandung - Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Jawa Barat terpaksa menghentikan untuk sementara pelaksanaan pelatda PON XIX/2016 cabang olahraga futsal dan sepakbola. Minimnya anggara menjadi salah satu alasan utama.

    Ketua Umum Asprov PSSI Jabar, Duddy Sutandi mengaku cukup prihatin dengan kesiapan para stake holder Jabar dalam mempersiapan kontigen cabang olahraga untuk PON XIX/2016. Padahal, setiap cabang olahraga ditargetkan untuk dapat meraih juara umum di untuk mewujudkan ambisi Jabar Kahiji. Begitu pun cabang olahraga sepakbola dan futsal yang memiliki gengsi yang cukup tinggi.

    "Sepakbola harus meraih emas. Namun sepakbola menjadi cabang olahraga yang paling banyak menguras energi dan membutuhkan biaya besar. Harga dirinya terlalu tinggi. Tapi anggarannya sampai sekarang tidak ada," ujar Duddy.

    Duddy menambahkan, pihaknya sudah melakukan seleksi untuk mempersiapkan atlet di cabang olahraga sepakbola maupun futsal. Mulai dari seleksi tim pelatih hingga seleksi pemain. Namun, setelah tim terbentuk, pihaknya belum bisa menggelar pelaksanaan pelatda karena minimnya bantuan anggaran. Padahal untuk pelaksanaan pelatda yang rencananya akan dilakukan sistem sentralisasi, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp2,9 miliar.

    "Untuk tim sepak bola kita butuh sekitar Rp2 miliar dan futsal sekitar Rp900 juta. Saat anggaran ada, kita akan langsung gelar TC. Tapi karena anggarannya juga belum jelas, terpaksa tim yang sudah kita seleksi diliburkan untuk sementara hingga waktu yang belum ditentukan," tegasnya.

    Selain itu, pihaknya pun mempertanyakan kesiapan stadion di SPOrT Jabar karena direncanakan akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan TC. Namun, hingga kini proses pembangunan kawasan olahraga di Arcamanik itu masih belum selesai.

    "Rencana kita ingin gelar TC di (SPOrT Jabar) Arcamanik, tapi ternyata tidak bisa. Alasannya belum bisa dipakai karena belum serah terima dengan pihak pengembang. Ini kan jadi masalah lain buat kita. Dengan TC di Arcamanik, kita bisa lebih dahulu beradaptasi dengan kondisi lapangan. Karena sebagai tuan rumah, kita punya peluang meraih medali emas," tutur Duddy.

    Duddy pun berharap, para stakeholder dan pemangku kebijakan di Provinsi Jabar untuk berpikir bersama-sama menyukseskan target Jabar Kahiji di PON XIX/2016. Selama ini, Duddy menilai jika stakeholder di Jabar tidak memiliki chemistry yang baik satu sama lain. Baik Pemprov Jabar, DPRD Jabar, DIsorda Jabar, hingga KONI Jabar.

    "Salah satunya terkait kucuran anggaran untuk cabang olahraga. Kita sebagai tuan rumah yang mengejar target juara umum hanya mendapatkan bantuan dari APBD melalui KONI Jabar sebesar Rp80 miliar, sementara Jatim saja dapat Rp300 miliar. Ini membuktikan jika komunikasi KONI Jabar dengan DPRD Jabar, Disorda Jabar dan pemprov belum berjalan harmonis. Tapi kalau saya bicara dengan Pak Gubernur, dia memiliki niatan yang bagus untuk membantu dan mengerti kesulitan cabang olahraga seperti kami. Tapi gak tahu kenapa akhirnya jadi seperti ini. Mudah-mudahan ada titik terang lah, karena waktu satu tahun itu nyerelek, cepat," tandasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Libas Persipura 5-1, PSM Kokoh di Puncak Klasemen
    Ribuan Siswa SMU di Bandung Saksikan Penutupan
    NPCI SOLO: Pepernas XV/2016 Jawa Barat Luar Biasa
    Hujan, Peserta Penutupan Peparnas Gunakan Mantel
    Menteri Sosial Tutup Peparnas XV / 2016

    Perolehan Medali Asian Games 2018

    Tim Total Medali
    1. China 289
    2. Jepang 205
    3. Korea Selatan 177
    4. INDONESIA 98
    Lihat Selengkapnya

    Editorial


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 34 64
      2 Persebaya Surabaya 34 54
      3 Madura United 34 53