Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    38.400 Kuota PPDB di Jabar tak Terpenuhi
    (juaranews/nugraha) Jadisdik Jabar Dedi Sopiandi

    38.400 Kuota PPDB di Jabar tak Terpenuhi

    JuaraNews, Bandung - Dinas Pedidikan (Disdik) Javar mencatat hampir sebanyak 38.400 kuota PPDB tidak terpenuhi.

     

    Diketahui sebanyak 381.000 pendaftar dengan kuota 283.000 dan yang lulus sekitar 245.000.

     

    Kepala Disdik Jabar, Dedi Sopiandi mengatakan, jika dilihat antara perbedaan yang melebihi dari kuota tetapi yang diterima dibawah kuota. Menurutnya, hampir seluruh pendaftar dengan pola daring dan pola online yang tertuju ke satu titik tidak ada komunikasi sehingga mengakibatkan informasi tidak berjalan dengan baik.

     

    "Jadi dia tidak ada komunikasi, tidak ada saling memberikan informasi sehingga tertuju pada salah satu setelah yang dia memang menginginkan sekolah itu, kesitu saja," kata Dedi saat konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Dipobegoro Kota Kota Bandung, Kamis (16/7/2020)

     

    "Di sini ada beberapa terjadi sekolah yang kosong, dari yang terrendah saya lihat tidak mencapai kuota bahkan saya lihat yang tidak mencapai kuota hampir yang mencapai kuoya di 57 persen," tambahnya.

     

    Dedi menjelaskan ada fenomena yang terjadi seperti ketika siswa memilih satu jurusan, maka tertuju kesatu jurusan tertentu untuk. Misalkan, lanjut dia, ada jurusan perhotelan, administrasi, jurusan logistik, siswa tersebut memilih perhotelan sedang kan jurusan logistik kosong.

     

    Kendati demikian, Dedi mengakui, bahwa kejadian seperti merupakan dampak dari kurang biasanya menggunakan sistem baru dan pola pendaftaran online di era Pandemi Covid-19. Meski begitu, MPLS berjalan dengan baik, dan akan melakukan proses pembelajaran sesuai dengan AKB.

     

    "Itu untuk PPDB sehingga Ini adalah bagian setelah PPDB ini kemarin berlangsung MPLS, dimasa ini sampai dengan nanti cara belajar kedepan sesuai dengan AKB itu adalah pola pembelajaran yang melalui daring," pungkasnya. (*)

    Caption: Kepala Dinas Pedidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Dedi Sopandi saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020).

    Oleh: ridwan / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Presiden Jokowi Saksikan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Produk Bio Farma
    Gerakan Bermasker di  Masyarakat, Kolaborasi Multi Pihak Kunci Pencegahan   
    Penularan Ditekan hingga 90.  Butuh Dukungan Kolektif Kampanye Penggunaan Masker
    Curhat ke Jokowi Soal Penerima Bansos,Ridwan Kamil: Saya Sedih, Rakyat Jabar Tangannya Dibawah
    Joki Coklit Kembali Berulah, Kini PPDP Pilkada Serentak 2020 Jadi Sasaran
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads