Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Desa Tanjungsari Kabupaten Tasikmalaya Sering Banjir, Ini Masalahnya Kata Yod Mintaraga
    Kegiatan Reses Yod Mintaraga di Kec. Sukaresik

    Desa Tanjungsari Kabupaten Tasikmalaya Sering Banjir, Ini Masalahnya Kata Yod Mintaraga

    JuaraNews, Tasikmalaya – Banjir di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya menjadi pembahasan penting pada kegiatan Reses III anggota DPRD Jabar Yod Mintaraga.

     

    Persoalan banjir luapan sungai Citanduy itu banyak ditanyakan warga terkait penangananya.

     

    “Dulu saya sudah mengatakan hal itu kepada Pemerintah Provinsi (Jabar). Tapi begitu saya diskusikan dengan Bappeda Jabar saat itu Profesor Deni Djuanda, ternyata Sungai Citanduy itu bukan kewenangan Pemprov Jabar. Itu dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy,” kata Yod Mintaraga saat berbincang terkait kegiatan reses di Tasikmalaya, belum lama ini.

     

    Ia mengatakan, hal ini membuat agak susah melakukan penangan banjir di wilayah itu. Pemerintah pusat belum sempurna dalam menangani banjir di Desa Tanjungsari sehingga permasalahannya masih muncul. Setiap tahun di musim hujan, kata ketua Fraksi Partai Golkar Jabar itu, terjadi banjir saat sungai Citanduy meluap.

     

    Beberapa gagasan memang muncul dalam menangani banjir ini, namun konsekuensi masalah baru pun muncul dan harus diatasi. Gagasan itu misalnya pengerukan sedimentasi, penyodetan, ataupun yang lainnya.

     

    “Persoalan yang muncul berikutnya dalah kemana tanah kerukan atau tanah sedimentasi itu dibuang? Karena di sekitar sungai itu ternyata tanah milik masyarakat,” kata Yod.

     

    Sehingga, katanya, muncul pula opsi agar tanah masyarakat dibebaskan untuk menyimpan sedimentasi atau tanah kerukan itu. Hal ini, pastinya tak maudah karena membutuhkan proses penganggaran. Hal ini yang membuat sejauh ini belum selesai.

     

    “Itu keluhan atau aspirasi warga masyarakat yang disampaikan kepada kita. Insya Allah ada solusinya untuk masalah banjir ini,” ucap Yod.

     

    Yod menambahkan, BBWS sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat dan Pemprov Jabar. BBWS akan melakukan dulu kajian bagaimana langkah yang akan dilakukan untuk menangani banjir di Desa Tanjungsari tersebut. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Abdy: Daya Serap Anggaran Mitra Komisi I Jadi Perhatian
    Komisi I Minta Pengelolaan Aset Pemprov Dimaksimalkan Lagi
    Abdy: Pemekaran DOB di Jawa Barat Selama Ini Berhasil
    Wacana DOB Terus Bergulir, Anggota DPRD Berharap Moratorium Segera Dicabut
    Sebagai Anggota Dewan Termuda, Reynaldi Merasa Tidak Terbebani
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads