Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

     Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus
    (ayotasik.com Ilustrasi

    Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus

    JuaraNews, Bandung - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) menggelar rapid test terhadap peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di tujuh kampus di Jabar.

     

    Ketujuh kampus tersebut, yakni Unpad, ITB, ISBI, UPI (Bandung), IPB (Bogor), Unsika (Karawang), dan Unsil (Tasikmalaya).

     

    Rapid test Covid-19 ini dimulai Selasa (7/7/2020) di 4 kampus, yakni UPI, ISBI, Unsika, dan IPB hingga berikutnya satu per satu dilakukan ke 3 kampus lainnya.

     

    Menurut Ketua Divisi Pelacakan Kontak Deteksi Dini Pengujian Massal dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Jabar Siska Gerfianti, rapid test terhadap calon mahasiswa itu dilakukan dengan random sampling atau pengambilan sampel secara acak.

     

    “Jadwal untuk pemeriksaan (Covid-19) random sampling ini kami sudah berkoordinasi dengan (tujuh) perguruan tinggi yang disebutkan dan akan berlangsung hingga 21 Juli 2020, terakhir itu di ITB,” ucap Siska dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (7/7/2020).

     

    Random sampling dari sekitar 88 ribu calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK di Unpad, ITB, ISBI, UPI, IPB, Unsika, dan Unsil itu sebanyak 1 persen atau kurang lebih 900 orang, termasuk panitia yang ada di 7 perguruan tinggi tersebut.

     

    Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Achmad melaporkan data terbaru terkait kasus Covid-19 di Jabar.

     

    Hingga Selasa (7/7/2020) pukul 17:16 WIB, terdapat 3.779 kasus terkonfirmasi, 1.836 kasus aktif, 1.763 kasus sembuh, dan 180 orang meninggal dunia.

     

    Orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dalam proses pemantauan berjumlah 2.491 orang dari total 55.588 ODP. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dalam proses pengawasan berjumlah 1.266 dari total 10.853 PDP. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota: Penerima Bantuan Manfaatkan untuk Kebutuhan Primer
    Selama Pandemi Covid-19, Konsumsi Jamu di Indonesia Meningkat
    Partai Golkar Resmi Usung Iwan Saputra-Iip Miftahul Faoz di Pilkada Tasikmalaya
    Tunjang Kuota Internet Gratis untuk Siswa SMA, Disdik Jabar Siapkan Sim Card
    Sejuk Hadir Bantu Pulihkan Ekonomi UMKM
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads